Sragen (Humas) – Kerja sama yang baik antara MTs Negeri 6 Sragen dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus terjalin dengan positif. Terbaru, MTsN 6 Sragen menerima bantuan paket sekolah melalui program Tanggung Jawab Sosial perusahaan dalam rangka peringatan satu tahun program Danantara. Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis pada Jumat (6/3).
Kegiatan serah terima simbolik dilaksanakan di masjid madrasah. Pemilihan lokasi tersebut dilakukan karena kondisi madrasah yang saat ini masih berada dalam masa pembangunan dan renovasi beberapa fasilitas. Meski demikian, kegiatan tetap berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan.
Bantuan diserahkan oleh perwakilan Daerah Operasi 6 Yogyakarta dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) kepada pihak madrasah. Secara simbolis, bantuan diterima langsung oleh Kepala MTsN 6 Sragen, Fandholin, didampingi jajaran pimpinan serta beberapa guru yang turut menyaksikan kegiatan tersebut.
Dalam program tersebut, madrasah menerima sebanyak 257 paket bantuan sekolah. Setiap paket berisi tas sekolah, sepuluh buku tulis, tempat pensil, penghapus dan rautan, pensil dan bolpoin, penggaris, serta tumbler yang nantinya akan dimanfaatkan oleh para siswa.
Executive Vice President Daerah Operasi 6 Yogyakarta, Bambang Respationo, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan berupaya memberikan sumbangsih terbaik bagi dunia pendidikan.
“Bantuan paket sekolah ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata perusahaan kepada masyarakat, khususnya dunia pendidikan. Kami berharap bantuan ini dapat mendukung semangat belajar para siswa,” ujar Bambang Respationo dalam sambutannya.
Kepala madrasah, Fandholin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pihak perusahaan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi para siswa serta menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap perkembangan pendidikan di lingkungan madrasah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan perhatian dari PT Kereta Api Indonesia. Bantuan ini sangat berarti bagi para siswa kami dan semakin mempererat hubungan baik yang selama ini telah terjalin,” ungkapnya.

Kerja sama antara madrasah dan pihak KAI sendiri telah terbangun sejak beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, pihak KAI juga memberikan sosialisasi kepada warga madrasah mengenai pentingnya berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api serta saat beraktivitas di sekitar jalur rel.
Hal tersebut sangat relevan karena akses menuju MTs Negeri 6 Sragen berada di area yang harus melewati jalur rel kereta api. Oleh karena itu, sinergi antara dunia pendidikan dan perusahaan transportasi nasional ini diharapkan dapat terus berlanjut, tidak hanya dalam bentuk bantuan sosial tetapi juga edukasi keselamatan bagi masyarakat sekitar. (tm/enn)








