Sragen (Humas) – MAN 2 Sragen memperingati Hari Guru Nasional yang juga bertepatan dengan perayaan Milad ke-30 madrasah pada Selasa (25/11). Peringatan berlangsung sederhana dan penuh makna, mengingat seluruh murid masih melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS). Peringatan Milad, meliputi doa bersama, doa khataman Al-Qur’an, serta pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur atas perjalanan MAN 2 Sragen selama tiga dekade memberikan layanan pendidikan terbaik.
Sebagai bentuk penyesuaian dengan jadwal asesmen, khataman Al-Qur’an tahun ini dilaksanakan dengan mekanisme berbeda. Bapak/Ibu guru dibagi dalam beberapa kelompok dan masing-masing kelompok mendapat bagian bacaan Al-Qur’an untuk diselesaikan secara mandiri di rumah. Kebijakan ini dipilih agar proses spiritual tetap berjalan tanpa mengurangi fokus murid dalam mengikuti ASAS.

Kepala MAN 2 Sragen Joko Triyono, menyampaikan bahwa momentum peringatan Hari Guru yang bersamaan dengan Milad ke-30 memiliki nilai historis dan emosional bagi seluruh warga madrasah. “Memperingati Hari Guru bersamaan dengan Milad ke-30 membawa makna yang begitu istimewa. Ini adalah wujud kebersamaan, syukur, dan penguatan komitmen seluruh civitas akademika MAN 2 Sragen untuk terus tumbuh menjadi madrasah unggul yang membanggakan.”
Ia menambahkan bahwa kebersamaan ini diharapkan menjadi dorongan kuat bagi guru dan murid dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan penguatan karakter religius.
Sebagai bagian dari perayaan Milad ke-30, MAN 2 Sragen akan menyelenggarakan berbagai lomba akademik, seni, dan olahraga yang akan dimulai pada 7 Desember. Beragam kegiatan tersebut menjadi sarana bagi murid untuk mengembangkan minat serta mengekspresikan potensi yang dimiliki.
Tiga dekade perjalanan bukanlah waktu yang singkat. MAN 2 Sragen hadir dengan semangat baru dan komitmen yang semakin kuat untuk memberikan pendidikan terbaik. Peringatan Hari Guru yang bersamaan dengan Milad ke-30 ini menjadi penanda bahwa madrasah tidak sekadar bertahan, tetapi terus melangkah maju, tumbuh, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Kebersamaan ini menjadi momentum yang mempererat sinergi antara guru, murid, dan seluruh warga madrasah. Kedepannya, MAN 2 Sragen berharap dapat terus berkembang sebagai lingkungan belajar yang hangat, religius, dan inspiratif bagi seluruh murid. (rgl/enn)









