Sragen (Humas) – Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Sragen mengadakan kegiatan Outbond dan Pembinaan Penyuluh dengan tema “Peningkatan Kapasitas SDM Penyuluh Agama–Implementasi Kemenag Berdampak Berbasis Cinta” bertempat di Agro Wisata Kemuning 1, Karanganyar, pada Rabu (26/11).
Kegiatan diawali dengan sesi outbond yang dipandu oleh Team Kemuning Ceria. Suasana keceriaan, kekompakan, dan semangat kolaboratif tampak dalam berbagai permainan yang dirancang untuk memperkuat sinergi dan soliditas para penyuluh agama dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sragen.

Usai kegiatan outbond, acara dilanjutkan dengan pembinaan penyuluh agama. Hadir sebagai pemateri pertama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Ihsan Muhadi, yang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan profesionalitas penyuluh dalam mengimplementasikan program Kemenag Berdampak dengan pendekatan yang humanis, moderat, dan berorientasi pada pelayanan berbasis cinta serta kelembutan hati.

Materi kedua disampaikan oleh Imam Buchori, Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag Jawa Tengah, yang memberikan penguatan terkait kebijakan teknis bimbingan masyarakat Islam serta peran strategis penyuluh dalam menjaga harmoni dan penguatan literasi keagamaan di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua IPARI Sragen, Achmat Darussalam, juga memberikan sambutan. Ia menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh penyuluh serta menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi wadah penting untuk menyegarkan semangat, mempererat kebersamaan, dan meningkatkan kompetensi penyuluh dalam memberikan pelayanan terbaik bagi umat.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh antusiasme, serta diharapkan mampu memberikan energi baru bagi para penyuluh agama dalam melaksanakan tugas bimbingan di tengah masyarakat secara lebih kreatif, komunikatif, dan berdampak. (usw/enn)








