Sragen (Humas) – Kabar membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Kabupaten Sragen, Senin (1/6). Para murid terbaik dari MAN 1 Sragen berhasil memborong rentetan medali, termasuk medali emas dan perunggu, dalam ajang Olimpiade Sains Madrasah dan Agama (OSMA) Jenjang MA Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Keberhasilan ini menjadi pembuktian nyata atas kualitas akademik dan daya saing tinggi yang dimiliki oleh para murid madrasah tersebut di tingkat regional.
Prestasi gemilang ini diraih setelah melalui perjuangan dalam babak Final OSMA Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang sukses diselenggarakan pada (23/5), di mana MAN 1 Sragen bertindak langsung sebagai tuan rumah kompetisi. Dalam ajang bergengsi ini, kontingen MAN 1 Sragen tampil dominan. Medali emas berhasil disabet oleh Naufal Bagus Cahyono (F2) pada mata pelajaran informatika. Sementara itu, lima medali perunggu sukses diamankan oleh Fadhil Rafa Daifullah (E12) pada mapel matematika, Muhammad Fadlan F (F11) pada mapel Fisika, Berliani Arifah Al Awali (F4) pada mapel kimia, serta duet maut Kenzie Pratama Putra Mujianto (E12) dan Indira Roudhotul Jannah (F11) yang sama-sama berjaya pada mapel kebumian.
Tidak hanya membawa pulang medali utama, dominasi MAN 1 Sragen kian lengkap dengan raihan penghargaan Honorable Mention oleh tujuh murid berbakat lainnya. Mereka adalah Tabina Odelia Hawa (F11) pada mapel matematika, Luthfia Khanza Ivany (F2) pada mapel kimia, Astika Nur Laila (E5) serta Ikrima Luay Brajalugit (F1) dan Satria Putra Kunindar (F2) pada mapel informatika dan biologi. Penghargaan serupa juga sukses diraih oleh Ashifa Luthfiana Aurel (F10) pada bidang ekonomi, serta Laksita Chairunnisa Ramadhany (F1) pada mapel kebumian. Rentetan penghargaan ini mempertegas posisi MAN 1 Sragen sebagai salah satu madrasah berprestasi di Jawa Tengah.
Kepala MAN 1 Sragen, Windrati menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi para murid serta guru pembimbing yang telah berjuang mengharumkan nama madrasah. “Kami sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian luar biasa anak-anak di ajang OSMA Jateng 2026 ini. Keberhasilan memborong emas, perunggu, hingga penghargaan honorable mention adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan doa yang tidak pernah putus dari seluruh keluarga besar madrasah,” ujar Windrati.
Melalui momentum kemenangan di ajang OSMA 2026 ini, pihak madrasah berharap prestasi tersebut tidak membuat para murid cepat berpuas diri, melainkan menjadi batu loncatan untuk tantangan yang lebih besar. Ajang ini diharapkan mampu menumbuhkan kultur kompetisi yang positif, memicu motivasi belajar murid-murid lain, serta menginspirasi mereka untuk terus mengeksplorasi potensi diri di bidang sains dan agama. Dengan hasil ini, MAN 1 Sragen optimis dapat terus mencetak generasi emas yang tidak hanya unggul dalam IPTEK, tetapi juga memiliki kedalaman akhlak dan spiritual yang kokoh. (sr/sbs/enn)







