Sumberlawang (Humas) – Kemah Pramuka MIN 5 Sragen menjadi sarana pembelajaran karakter bagi peserta didik melalui berbagai kegiatan yang menumbuhkan karakter mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta meningkatkan keterampilan dan pengetahuan kepramukaan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 19–20 Juni 2026, di halaman Kampus 1 MIN 5 Sragen tersebut diikuti seluruh siswa kelas V.
Kegiatan diawali dengan pendirian tenda dan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat. Dalam sambutannya, Kepala MIN 5 Sragen, Rohmawati, menyampaikan bahwa Pramuka tidak hanya menjadi wadah belajar keterampilan, tetapi juga media pembentukan karakter peserta didik.
“Pramuka adalah kegiatan yang menyenangkan dan penuh kegembiraan. Namun, di balik kegembiraan tersebut, Pramuka mengajarkan banyak hal penting, seperti disiplin, kemandirian, tanggung jawab, dan kerja sama. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh serta mengambil pelajaran berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Setelah pembukaan, peserta mengikuti kegiatan haiking yang dilengkapi sejumlah pos keterampilan, antara lain yel-yel regu, pengetahuan kepramukaan, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), hafalan doa harian dan surah pendek, menyanyikan lagu nasional, serta pembuatan dragbar. Melalui kegiatan tersebut, peserta belajar bekerja sama, melatih ketangkasan, sekaligus membangun rasa percaya diri.
Suasana kemah semakin semarak pada malam hari melalui kegiatan api unggun dan pentas seni. Setiap regu menampilkan kreativitas terbaiknya dalam berbagai pertunjukan yang menghibur. Kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat, keberanian tampil di depan umum, serta mempererat kebersamaan antarpeserta.
Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah dan senam pagi. Peserta kemudian mengikuti aksi berbagi sembako kepada masyarakat sekitar madrasah sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan nyata.
Selain itu, peserta juga mengikuti sesi evaluasi dan refleksi kegiatan, dilanjutkan dengan pembongkaran tenda serta kerja bakti membersihkan lingkungan. Kegiatan tersebut mengajarkan pentingnya tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Kemah Pramuka ditutup dengan upacara penutupan dan pengumuman juara dari berbagai cabang perlombaan yang telah dilaksanakan selama perkemahan. Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas usaha, kerja sama, dan sportivitas yang ditunjukkan peserta selama mengikuti kegiatan.
Melalui kemah ini, MIN 5 Sragen berharap nilai-nilai kemandirian, disiplin, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan yang telah dipelajari peserta dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. (dew/enn)










