Sragen (Humas) – Ada rutinitas baru bagi para guru MTsN 3 Sragen sejak dua bulan terakhir. Setiap dua minggu sekali, mereka mengikuti pembinaan yang diinisiasi Kepala MTsN 3 Sragen, Syaiful Bahri, di ruang guru untuk memperkuat kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.
Pembinaan tersebut menjadi ruang bagi para guru untuk memperoleh informasi, motivasi, sekaligus berbagi wawasan terkait pembelajaran. Materi yang disampaikan mencakup metode pembelajaran inovatif, pemanfaatan media digital, serta penguatan karakter dan etika guru.
Syaiful mengatakan program pembinaan ini merupakan bagian dari upaya mendampingi guru agar terus mengembangkan kemampuan seiring perubahan kebutuhan pendidikan.
“Kami tidak hanya menuntut, tapi juga mendampingi. Dengan pembinaan berkelanjutan, guru jadi lebih percaya diri, update dengan perkembangan zaman, dan siap melahirkan generasi yang kreatif, berani, dan menginspirasi,” ujarnya saat pembinaan pada Selasa (1/9).
Program yang baru berjalan sekitar dua bulan ini mulai dirasakan oleh para guru. Shofa, guru mata pelajaran Akidah Akhlak, mengaku merasakan perubahan dalam semangat mengajar sejak kepemimpinan Syaiful Bahri.
“Alhamdulillah, dengan kepala yang baru, saya sudah merasakan adanya perubahan. Kami mengajar lebih semangat, anak-anak juga lebih semangat,” katanya.

Ke depan, pembinaan rutin tersebut diarahkan untuk mendorong guru semakin adaptif terhadap perkembangan pendidikan dan mampu menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Madrasah juga menargetkan seluruh guru tersertifikasi pada akhir 2026 sebagai bagian dari penguatan profesionalisme pendidik. (evi/enn)







