Sragen (Humas) – Sebanyak 39 siswa MTsN 4 Sragen mengikuti Wisuda Tahfidz setelah dinyatakan lulus dalam ujian tasmi’ atau sima’an hafalan Al-Qur’an satu juz dalam sekali duduk. Ujian tersebut berlangsung pada 7–12 September 2026, sebelum para siswa mengikuti wisuda pada Senin (14/9).
Dalam ujian tersebut, siswa menyetorkan hafalan Al-Qur’an sesuai capaian masing-masing dalam satu kali duduk. Berdasarkan hasil ujian, 27 siswa berhasil menyelesaikan hafalan Juz 30, satu siswa Juz 29, dan satu siswa mencapai Juz 3.
Tasmi’ menjadi salah satu tahapan dalam program tahfidz MTsN 4 Sragen untuk menguji kemampuan siswa dalam mempertahankan hafalan secara utuh. Proses tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan agar siswa terbiasa menjaga hafalan melalui murajaah.
Plt. Kepala MTsN 4 Sragen, Amiruddin, menyampaikan apresiasi kepada para siswa, pembimbing tahfidz, guru, dan orang tua yang telah mendampingi proses hafalan. Menurutnya, wisuda menjadi bentuk penghargaan atas proses yang telah dijalani siswa sekaligus pengingat untuk terus menjaga hafalan setelah menyelesaikan ujian.
“Wisuda tahfidz ini merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan siswa dalam menghafalkan Al-Qur’an. Kami berharap hafalan tersebut terus dijaga melalui murajaah dan tercermin dalam akhlak serta perilaku sehari-hari,” ungkap Amiruddin.
Ia berharap program tahfidz di MTsN 4 Sragen dapat terus berkembang dan memberi ruang bagi semakin banyak siswa untuk mendalami Al-Qur’an. Menurutnya, kemampuan menghafal perlu berjalan bersama kebiasaan membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Wisuda Tahfidz MTsN 4 Sragen menjadi penanda capaian siswa setelah melewati proses hafalan dan ujian tasmi’. Capaian tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus menjaga hafalan yang telah diperoleh dan melanjutkan proses belajar Al-Qur’an. (djoksus/enn)







