Sragen (Humas) – MTs Negeri 2 Sragen menyelenggarakan acara Pelepasan dan Akhirussanah Kelas IX Angkatan ke-57 Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Rabu (10/6). Bertempat di Balairung Amal Bhakti, acara diikuti oleh 288 siswa kelas IX beserta orang tua/wali, seluruh guru dan tenaga kependidikan madrasah.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, pengawas madrasah, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tanon, Kepala KUA Kecamatan Tanon, komite madrasah, serta tamu undangan lainnya.
Mengusung tema budaya Jawa, acara diawali dengan prosesi kirab pimpinan madrasah beserta seluruh guru dan tenaga kependidikan MTsN 2 Sragen. Seorang cucuk lampah memimpin jalannya kirab dengan tabur bunga sebagai simbol doa dan harapan baik. Di belakangnya berjalan pembawa bendera Merah Putih dan panji Amal Bhakti, disusul Mas dan Mbak MTs yang membawa gunungan wayang sebagai lambang dibukanya akhirussanah kelas IX.

Pimpinan madrasah, guru, dan tenaga kependidikan memasuki Balairung Amal Bhakti mengikuti iring-iringan kirab yang diiringi alunan gendhing Jawa dari kelompok karawitan Cerah Laras. Nuansa tradisional yang kental memberikan kesan sakral sekaligus membanggakan bagi seluruh hadirin.
Salah satu sesi yang paling mengharukan dalam acara tersebut adalah prosesi sungkem. Seluruh siswa kelas IX bersimpuh di hadapan orang tua masing-masing untuk memohon doa restu dan menyampaikan rasa terima kasih atas kasih sayang, pengorbanan, serta dukungan yang telah diberikan selama ini. Suasana haru tampak menyelimuti Balairung Amal Bhakti ketika banyak siswa dan orang tua tak kuasa menahan air mata.

Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi peserta didik, acara ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada 10 siswa peraih nilai terbaik, 1 siswa dengan nilai terbaik Tes Kemampuan Akademik (TKA), 39 siswa Tahfidzul Quran Juz 30, 1 siswa Tahfidzul Quran jus 30,1,2, 1 siswa Tahfidzul Quran juz 30,1,2,3,4, 1 siswa Tahfidzul Quran juz 30,29,28,27,26, serta 2 siswa Tahfidzul Quran juz 30 dan 29.
Suasana acara semakin semarak dengan berbagai penampilan seni dan budaya yang dibawakan oleh para siswa. Sejak pembukaan, para tamu undangan disambut alunan musik tradisional dari grup karawitan Cerah Laras yang membawakan lagu-lagu Jawa. Prosesi pengukuhan Tahfidzul Quran berlangsung khidmat dengan iringan hadrah, sementara penampilan Tari Saman berhasil memukau hadirin dan menambah kemeriahan acara. Beragam pertunjukan tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan bakat, minat, dan kegiatan ekstrakurikuler di madrasah yang terus berkembang secara optimal.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Fatchur Rochman, menyampaikan apresiasi kepada kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, dan komite atas dedikasi mereka dalam mendidik peserta didik.
“Bapak/Ibu tenang saja, anak-anak panjenengan dijamin tidak akan ketinggalan zaman. Mereka sudah dibimbing dengan kompetensi masa sekarang, terutama di bidang teknologi informasi, sekaligus diperkuat dengan iman dan takwa sebagai bekal menjadi anak-anak yang solih dan solihah,” ujarnya.
Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan MTsN 2 Sragen atas pengabdian mereka.
“Saya beri penghargaan kepada kepala madrasah dan seluruh guru serta tenaga kependidikan. Semoga mendapat pahala jariyah atas usaha dan dedikasinya dalam mendidik seluruh murid. Terima kasih juga kepada komite madrasah. Tanpa komite, program-program madrasah tidak akan berjalan sesukses ini,” tuturnya.
Fatchur Rochman juga berpesan kepada orang tua agar terus berikhtiar mendampingi pendidikan putra-putrinya.
“Saya harap bapak ibu selalu berikhtiar untuk masa depan anak-anak. Bisa dengan sedekah, tahajud, maupun puasa. Hal tersebut juga dapat menjadi teladan bagi anak-anak. Semoga mereka dapat melanjutkan pendidikan di sekolah yang tetap membiasakan nilai-nilai agama sebagaimana di madrasah, menjadi anak saleh-salehah, sukses dunia dan akhirat, serta tidak melupakan bapak ibu guru yang telah mendidiknya,” pesannya.
Sementara itu, Kepala MTsN 2 Sragen, Umartono, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada MTsN 2 Sragen.
“Insya Allah kami telah mengantarkan putra-putri bapak ibu menjadi generasi yang memahami tahfidz, sains, digital, dan bilingual. Kami memiliki slogan: hidup dengan ilmu menjadi mudah, hidup dengan agama menjadi terarah, dan hidup dengan seni menjadi indah. Semoga anak-anak menjadi pribadi yang kuat ilmunya, amalnya, dan maalnya,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh wali murid yang telah bersinergi dengan madrasah selama tiga tahun terakhir.
“Terima kasih kepada bapak ibu yang telah mempercayakan anak-anak hebatnya untuk kami didik. Semoga segala ikhtiar yang telah dilakukan bersama menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi masa depan anak-anak,” tambahnya.
Pelepasan dan Akhirussanah Angkatan ke-57 MTsN 2 Sragen menjadi momentum penuh makna yang menandai berakhirnya perjalanan belajar para siswa kelas IX di madrasah. Dengan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, karakter, dan nilai-nilai keagamaan yang telah ditanamkan, para lulusan diharapkan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, serta membawa manfaat bagi masyarakat. (zhr/enn)










