Sragen (Humas) – MAN 2 Sragen menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Murid Tahun Pelajaran 2026/2027 pada 30 – 31 Oktober 2026, bertempat di Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunegoro I. Mengusung tema “Menyalakan Lentera Kepemimpinan: Menginspirasi, Bergerak, dan Berdampak”, kegiatan ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam membentuk karakter kepemimpinan, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan tanggung jawab murid dalam berorganisasi.
Kegiatan LDK diikuti oleh perwakilan pengurus organisasi dan pengurus kelas MAN 2 Sragen. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan diri sekaligus memperkuat pemahaman mengenai peran dan tanggung jawab sebagai seorang pemimpin. Melalui kegiatan ini, murid diharapkan mampu menjadi pribadi yang tidak hanya memiliki kemampuan memimpin, tetapi juga dapat memberikan teladan dan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai materi yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan kepemimpinan dan pengelolaan organisasi. Salah satu materi yang diberikan adalah administrasi organisasi dan kelas, yang membekali peserta dengan pemahaman mengenai tata kelola administrasi, penyusunan program kerja, serta pelaksanaan tugas organisasi secara tertib dan terarah.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi kedisiplinan dan baris-berbaris. Materi ini bertujuan menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, kekompakan, serta kepatuhan terhadap aturan. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter seorang pemimpin yang mampu mengelola diri sendiri sebelum mengarahkan orang lain.
Tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, kegiatan LDK juga dikemas secara menarik dan interaktif melalui berbagai aktivitas kebersamaan. Pentas seni menjadi salah satu agenda yang memberikan ruang bagi peserta untuk mengekspresikan kreativitas dan mengembangkan rasa percaya diri. Sementara itu, berbagai permainan edukatif dan permainan kelompok turut menghadirkan suasana yang menyenangkan sekaligus melatih kerja sama, komunikasi, strategi, dan kemampuan memecahkan masalah.
Kepala MAN 2 Sragen, Joko Triyono, menyampaikan bahwa kegiatan LDK merupakan bagian penting dari proses pembinaan karakter dan pengembangan potensi kepemimpinan murid. Menurutnya, seorang pemimpin tidak cukup hanya memiliki jabatan atau kemampuan memberikan arahan, tetapi juga harus mampu menjadi teladan, membangun kerja sama, serta menghadirkan perubahan positif.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat menyalakan semangat kepemimpinan dalam dirinya. Jadilah pemimpin yang mampu menginspirasi melalui keteladanan, bergerak melalui tindakan nyata, dan memberikan dampak positif bagi organisasi, madrasah, maupun masyarakat,” ungkapnya.
Melalui rangkaian kegiatan LDK Tahun Pelajaran 2026/2027 ini, MAN 2 Sragen berupaya mencetak generasi pemimpin muda yang disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Sejalan dengan tema yang diusung, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman selama pelatihan, tetapi menjadi bekal bagi para peserta untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan dalam kehidupan berorganisasi. Dengan demikian, lentera kepemimpinan yang telah dinyalakan dapat terus menerangi langkah, menginspirasi sesama, dan menghadirkan dampak nyata bagi kemajuan madrasah. (re/enn)







