Sragen (Humas) – Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Sragen tahun 2026 resmi dimulai melalui apel pembukaan yang digelar pada Senin (7/9) di halaman MAN 2 Sragen. Pada tahun ini, MAN 2 Sragen dipercaya menjadi salah satu titik lokasi pelaksanaan (jenjang madrasah aliyah) seleksi OMI tingkat Kabupaten Sragen yang diikuti peserta dari berbagai madrasah dan sekolah di wilayah Kabupaten Sragen.
Apel pembukaan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Sragen, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, seluruh kepala Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Sragen, serta para peserta dan pembina OMI dari berbagai satuan pendidikan.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian seleksi untuk menjaring peserta didik terbaik yang akan mewakili Kabupaten Sragen pada tahap OMI di tingkat berikutnya.

Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Kemenag Kabupaten Sragen, Fatchur Rochman, menyampaikan bahwa OMI menjadi momentum penting untuk menemukan dan memilih putra-putri terbaik Kabupaten Sragen melalui proses seleksi yang objektif.
“OMI ini merupakan proses seleksi untuk memilih putra-putri terbaik Kabupaten Sragen yang nantinya akan maju ke tahap berikutnya. Oleh karena itu, proses seleksi harus dilaksanakan secara objektif,” tegasnya.
Fatchur Rochman juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan OMI sebagai ajang untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membangun karakter dalam berkompetisi. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran selama mengikuti seluruh tahapan perlombaan.
“Bersainglah secara sportif dan jujur. Prestasi yang diraih dengan proses yang baik akan menjadi kebanggaan bagi diri sendiri, madrasah, dan Kabupaten Sragen,” pesannya.
Penunjukan MAN 2 Sragen sebagai titik lokasi seleksi tingkat kabupaten sekaligus menjadi bentuk kepercayaan terhadap madrasah dalam mendukung pelaksanaan agenda pengembangan prestasi peserta didik madrasah. Kegiatan seleksi OMI diharapkan dapat berlangsung tertib, objektif, dan kompetitif sehingga mampu menghasilkan peserta terbaik untuk melanjutkan perjuangan ke tingkat selanjutnya.
Pelaksanaan apel pembukaan OMI tingkat Kabupaten Sragen tahun 2026 menjadi awal dari proses pencarian talenta terbaik madrasah. Dengan mengedepankan objektivitas, sportivitas, dan kejujuran, OMI diharapkan tidak hanya melahirkan peserta berprestasi, tetapi juga generasi madrasah yang memiliki karakter unggul dan siap mengharumkan nama Kabupaten Sragen di tingkat yang lebih tinggi. (re/enn)







