Sragen (Humas) – MAN 2 Sragen terus memperkuat transformasi digital dalam penyelenggaraan pendidikan melalui kegiatan Sosialisasi Digitalisasi Madrasah menggunakan Platform Diajeng Learning yang diikuti seluruh guru pada Kamis (30/7) di Ruang Guru MAN 2 Sragen. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pembelajaran yang lebih modern, efektif, dan sistematis.
Sosialisasi tersebut bertujuan membangun sumber daya guru yang cakap menghadapi perubahan era digital sehingga mampu beradaptasi dengan lebih cepat terhadap berbagai inovasi pembelajaran. Melalui pemanfaatan Platform Diajeng Learning, guru diharapkan dapat mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar mengajar sehingga pelayanan pendidikan menjadi semakin optimal.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN 2 Sragen, Abdul Ghofur, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis digital. Menurutnya, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga perubahan budaya kerja yang lebih efektif dan terintegrasi.
“Sosialisasi ini merupakan langkah transformatif menuju digitalisasi madrasah yang lebih sistematis. Kami ingin seluruh guru memiliki kesiapan dan kemampuan yang sama dalam memanfaatkan teknologi sehingga proses pembelajaran, administrasi, hingga evaluasi dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan,” jelas Abdul Ghofur saat memberikan sambutan.
Pada proses sosialisasi, peserta dikenalkan berbagai fitur yang tersedia pada Platform Diajeng Learning. Platform tersebut dapat dimanfaatkan sebagai wadah bagi guru untuk menyiapkan perangkat dan materi pembelajaran, melakukan monitoring kehadiran murid secara digital, mengelola penugasan, hingga melaksanakan asesmen yang lebih transparan dengan sistem keamanan data yang tinggi. Kehadiran platform ini diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran yang terdokumentasi dengan baik sekaligus memudahkan komunikasi antara guru dan peserta didik.
Selama kegiatan berlangsung, para guru juga memperoleh pendampingan mengenai mekanisme penggunaan platform sehingga dapat langsung memahami alur pengoperasian serta penerapannya dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai diskusi dan sesi tanya jawab yang membahas strategi implementasi platform di lingkungan madrasah.
Melalui sosialisasi ini, MAN 2 Sragen menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya guru sekaligus mempercepat transformasi digital di lingkungan madrasah. Dengan pemanfaatan Platform Diajeng Learning secara optimal, diharapkan proses pembelajaran menjadi lebih inovatif, transparan, aman, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, sehingga mampu mendukung terwujudnya pendidikan madrasah yang unggul dan berdaya saing di era digital. (re/enn)







