Sragen (Humas) – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi serta menyelaraskan visi pendidikan antara pihak madrasah dan lingkungan keluarga, MAN 1 Sragen menggelar kegiatan Sosialisasi Program Kerja Madrasah Tahun Ajaran 2026/2027 yang dirangkaikan dengan Seminar Parenting pada Selasa (28/7).
Bertempat di Gedung IPHI Kabupaten Sragen, acara ini dihadiri oleh jajaran kepemimpinan madrasah, mulai dari Kepala Madrasah, Kepala Tata Usaha, para Wakil Kepala Madrasah, jajaran Komite Madrasah, hingga wali kelas dan seluruh wali murid Fase E. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan komitmen bersama dalam mengawal perjalanan akademik serta karakter para murid baru yang memasuki jenjang pendidikan menengah atas.
Kepala MAN 1 Sragen, Windrati, menegaskan pentingnya kolaborasi yang erat dan keterbukaan komunikasi antara pihak madrasah dengan para orang tua murid sejak awal tahun ajaran. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan proses pembelajaran dan pembentukan karakter anak tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada madrasah tanpa adanya dukungan sinergis dari rumah.
“Pendidikan yang sukses lahir dari kolaborasi yang erat dan sinergis antara madrasah, komite, serta orang tua, melalui momentum ini kita samakan langkah dan komitmen demi menghantarkan anak-anak kita meraih cita-cita terbaiknya,” tegas Windrati.
Selain memaparkan arah kebijakan, target kurikulum, serta berbagai program unggulan madrasah untuk Tahun Ajaran 2026/2027, agenda kegiatan dilanjutkan dengan sesi Seminar Parenting yang mengusung tema “Menjadi Pendukung Utama Pilihan Karier Anak Sejak Dini.” Topik ini diangkat secara khusus untuk memfasilitasi wali murid Fase E yang baru memasuki transisi penting dalam penentuan arah minat dan bakat murid. Lewat paparan yang sistematis, madrasah berupaya memberikan sudut pandang baru bagi orang tua agar siap mendampingi proses eksplorasi diri anak secara bijak, suportif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Suasana seminar berlangsung interaktif dan komunikatif saat menghadirkan narasumber ternama, Imam Pujianto, selaku perwakilan dari Tim Litbang Neutron Yogyakarta. Dalam materi yang disampaikannya, Imam Pujianto mengupas tuntas tentang dinamika pemetaaan potensi anak serta pentingnya peran aktif orang tua sebagai support system utama, bukan pemaksa kehendak dalam menentukan masa depan karier anak. Beliau juga membagikan strategi praktis mengenai pemahaman psikologi remaja, pengenalan minat berbasis bakat hingga Tes Kemampuan Akademik (TKA), serta tips membangun komunikasi yang harmonis di dalam keluarga agar anak merasa didukung penuh dalam mengejar cita-citanya.
Melalui penyelenggaraan kegiatan terpadu ini, MAN 1 Sragen berharap dapat mengukuhkan fondasi kerja sama yang solid dengan seluruh wali murid Fase E sejak hari-hari pertama mereka menjadi bagian dari keluarga besar madrasah. Sinergi yang terbangun harmonis ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah. Dengan demikian, para murid tidak hanya siap mengukir prestasi akademik dan non-akademik yang membanggakan, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi berkarakter kokoh yang siap melangkah mantap menuju jenjang pendidikan tinggi dan karier impian mereka. (sr/sbs/enn)







