Sragen (Humas) – Ratusan murid baru MAN 2 Sragen mendapatkan pembekalan tentang keselamatan berlalu lintas dan pencegahan perundungan (bullying) dalam rangkaian Masa Ta’aruf Murid Baru Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027, Kamis (16/7).
Menggandeng Polsek Plupuh, kegiatan ini menjadi bekal awal bagi peserta didik untuk membangun budaya disiplin, saling menghargai, dan menciptakan lingkungan madrasah yang aman serta nyaman.
Melalui sosialisasi tersebut, personel Polsek Plupuh mengajak para murid memahami pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas sebagai upaya melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai berbagai bentuk perundungan, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menyikapinya.
Dalam penyampaian materi, narasumber menjelaskan tata cara berkendara yang aman, penggunaan perlengkapan keselamatan, hingga pentingnya menaati rambu-rambu lalu lintas.
Sementara pada sesi pencegahan bullying, para murid diajak mengenali perilaku yang termasuk perundungan, memahami konsekuensi yang ditimbulkan, serta berani melapor apabila mengalami maupun menyaksikan tindakan tersebut.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas MAN 2 Sragen, Aput Ivan, mengatakan bahwa pembekalan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam membentuk karakter murid sejak hari pertama mereka memasuki lingkungan madrasah.
“Sosialisasi ini kami laksanakan untuk membekali murid baru dengan pengetahuan tentang tata tertib berlalu lintas sekaligus mencegah terjadinya aksi perundungan di lingkungan madrasah. Kami berharap para murid dapat menjadi pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi semua,” jelasnya saat memantau kegiatan.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab. Para murid pun tampak antusias menyimak materi yang disampaikan narasumber. Pembekalan ini memberikan wawasan yang lebih luas mengenai pentingnya keselamatan di jalan dan sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kolaborasi dengan Polsek Plupuh, MAN 2 Sragen berharap para murid tidak hanya memahami pentingnya menaati aturan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Pembekalan ini menjadi langkah awal dalam membangun budaya madrasah yang tertib, berkarakter, dan bebas dari perundungan. (re/enn)







