Sragen (Humas) – MIN 9 Sragen menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Guru dan Pegawai dengan mengusung tema “Teaching with Heart, Inspire with Soul” yang bertempat di Front One Hotel Sragen , Kamis (9/7).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat profesionalisme guru dan tenaga kependidikan agar mampu memberikan layanan pendidikan yang semakin berkualitas, humanis, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Bimtek yang berlangsung dengan penuh semangat tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Fatchur Rohman, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Wiyono, Pengawas Madrasah Kecamatan Sidoharjo, Sulkhan, Kepala MIN 9 Sragen, Siti Marwiyah, serta menghadirkan Priyono sebagai narasumber utama.
Kegiatan diikuti oleh seluruh guru dan pegawai dengan antusias sebagai bentuk komitmen bersama untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan kualitas pelayanan pendidikan di lingkungan madrasah.
Dalam sambutannya, Kepala MIN 9 Sragen, Siti Marwiyah, menyampaikan bahwa tema Teaching with Heart, Inspire with Soul dipilih sebagai pengingat bahwa tugas seorang pendidik tidak hanya sebatas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan melalui keteladanan, kepedulian, dan keikhlasan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini seluruh guru dan pegawai MIN 9 Sragen dapat terus meningkatkan kompetensi, baik dari sisi profesional, pedagogik, maupun karakter sebagai pendidik. Mengajar dengan hati akan melahirkan pembelajaran yang bermakna, sedangkan menginspirasi dengan jiwa akan menghadirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia. Semoga ilmu yang diperoleh pada kegiatan ini dapat diimplementasikan dalam tugas sehari-hari sehingga mampu membawa kemajuan bagi madrasah,” ujar Siti Marwiyah.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Fatchur Rohman, memberikan apresiasi atas inisiatif MIN 9 Sragen yang secara konsisten menghadirkan kegiatan pengembangan kompetensi bagi guru dan pegawai. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari peningkatan kualitas pendidiknya.
“Guru adalah ujung tombak keberhasilan pendidikan. Karena itu, guru harus terus belajar, mengikuti perkembangan zaman, serta meningkatkan kompetensinya agar mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berubah. Saya mengapresiasi MIN 9 Sragen yang memiliki komitmen kuat dalam membangun budaya belajar bagi para guru dan tenaga kependidikan. Semoga kegiatan seperti ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan layanan pendidikan madrasah yang unggul, profesional, dan berdaya saing,” ungkap Fatchur Rohman.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan bimtek sebagai momentum memperkuat semangat kolaborasi, inovasi, dan pelayanan terbaik kepada peserta didik serta masyarakat.
Pada sesi inti, narasumber Priyono menyampaikan berbagai materi mengenai penguatan kompetensi guru di era pendidikan modern, strategi pembelajaran yang efektif, pengembangan karakter pendidik, hingga pentingnya membangun budaya belajar yang menyenangkan dan berpusat pada peserta didik.
Menurut Priyono, keberhasilan proses pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik seorang guru, tetapi juga oleh sikap, empati, komunikasi, dan ketulusan dalam mendampingi peserta didik.
“Seorang guru yang mengajar dengan hati akan lebih mudah menyentuh hati peserta didiknya. Ketika guru mampu menghadirkan pembelajaran yang penuh empati, memberikan perhatian, serta menjadi teladan, maka inspirasi akan tumbuh secara alami. Kompetensi memang penting, tetapi kompetensi yang dibalut ketulusan akan menghasilkan pendidikan yang jauh lebih bermakna. Guru bukan sekadar mentransfer ilmu, melainkan membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa,” jelas Priyono.
Selama penyampaian materi, peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi. Berbagai pertanyaan, diskusi, dan berbagi pengalaman mewarnai jalannya kegiatan sehingga suasana berlangsung interaktif. Guru dan pegawai memperoleh wawasan baru mengenai pengembangan kompetensi sekaligus motivasi untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan terbaik.
Kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Pengawas Madrasah, serta narasumber memberikan semangat tersendiri bagi seluruh peserta. Dukungan tersebut menjadi bukti nyata bahwa peningkatan kualitas pendidikan madrasah memerlukan sinergi antara pemerintah, pengawas, kepala madrasah, guru, dan seluruh tenaga kependidikan.
Melalui Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Guru dan Pegawai bertema Teaching with Heart, Inspire with Soul, MIN 9 Sragen berharap seluruh tenaga pendidik dan kependidikan semakin siap menghadapi tantangan pendidikan di era yang terus berkembang.
Dengan kompetensi yang semakin meningkat, semangat melayani yang tulus, serta komitmen untuk terus belajar, MIN 9 Sragen optimistis mampu menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif, menyenangkan, dan berorientasi pada pembentukan generasi yang unggul, berprestasi, serta berakhlakul karimah. (kns/enn)









