Sragen (Humas) — Kontingen Gugus Depan 11.14.01.025-026 Pangkalan MTsN 5 Sragen menorehkan prestasi dalam ajang Lomba Tingkat III (LT III) Pramuka Penggalang Tahun 2026 yang diselenggarakan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sragen. Kegiatan berlangsung selama empat hari, 22–25 Juni 2026, di Bumi Perkemahan Ki Ageng Srenggi, Sragen.
Keikutsertaan MTsN 5 Sragen menjadi kebanggaan tersendiri karena merupakan satu-satunya madrasah tsanawiyah yang tampil sebagai peserta di tengah persaingan puluhan kontingen SMP dari berbagai wilayah di Kabupaten Sragen.
Berbekal latihan dan persiapan yang matang, kontingen MTsN 5 Sragen berhasil meraih prestasi membanggakan. Regu putra meraih Juara Harapan I Lomba Ketangkasan, sedangkan regu putri berhasil memperoleh Juara Harapan II Lomba Ketangkasan.
LT III merupakan ajang berjenjang dalam Gerakan Pramuka yang bertujuan mengukur keterampilan, kedisiplinan, kepemimpinan, serta kemampuan kerja sama anggota Pramuka Penggalang. Selama kegiatan, peserta mengikuti berbagai rangkaian lomba yang menuntut ketangkasan, kecerdasan, kekompakan, dan kemampuan menyelesaikan tantangan secara berkelompok.
Pembina Pramuka MTsN 5 Sragen, Giyan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh anggota kontingen yang telah berjuang dengan penuh semangat selama mengikuti perlombaan.
“Prestasi ini sudah sangat membanggakan bagi kami. Hasil yang diperoleh menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan pembinaan dan persiapan menghadapi lomba pada tahun mendatang,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Ketua Gugus Depan MTsN 5 Sragen, Muhsin, menegaskan bahwa keberhasilan dalam kegiatan kepramukaan tidak hanya diukur dari perolehan piala, tetapi juga dari proses pembelajaran yang diperoleh peserta selama mengikuti kegiatan.
“Kegiatan ini mengajarkan kerja sama, kekompakan, saling percaya, serta kemampuan menyelesaikan tantangan secara bersama-sama. Nilai-nilai inilah yang penting dimiliki seorang Pramuka,” ujarnya.
Prestasi yang diraih dalam LT III Pramuka Penggalang Tahun 2026 menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat kabupaten.
Capaian tersebut diharapkan dapat memotivasi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan karakter, keterampilan, dan jiwa kepemimpinan melalui kegiatan kepramukaan. (ma/dpw/enn)








