Sragen (Humas) – Menjelang pelaksanaan Ujian Madrasah, MAN 3 Sragen menggelar pengajian kitab Ta’lim al-Muta’allim yang dirangkaikan dengan istighosah bersama di basemen madrasah, Selasa (3/3). Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar lahir dan batin madrasah dalam mempersiapkan para siswa menghadapi ujian akhir dengan penuh kesiapan dan ketenangan.
Acara tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas, guru, dan tenaga kependidikan. Suasana basemen madrasah tampak khidmat sejak pagi hari. Para siswa duduk rapi dengan membawa kitab masing-masing, menyimak dengan penuh perhatian setiap penjelasan yang disampaikan oleh pemateri.
Pengajian kali ini membahas salah satu bagian penting dalam kitab Ta’lim al-Muta’allim yang menekankan tentang pentingnya niat dalam menuntut ilmu. Dalam penjelasannya, disampaikan bahwa niat merupakan fondasi utama dalam proses belajar. Seorang penuntut ilmu hendaknya meluruskan niat semata-mata untuk mencari ridha Allah Swt., menghilangkan kebodohan dari diri sendiri dan orang lain, serta menjaga dan menghidupkan agama.
Selain itu, dijelaskan pula bahwa seorang pelajar perlu bijak dalam memilih ilmu yang dipelajari. Ilmu agama yang dibutuhkan sesuai dengan kondisi saat ini harus menjadi prioritas, disusul ilmu-ilmu lain yang bermanfaat untuk kehidupan di masa depan. Ilmu tauhid dan ma’rifat (aqidah) ditekankan sebagai dasar utama agar siswa mampu mengenal Allah Swt. dengan dalil dan argumentasi yang kuat.

Pemateri juga mengingatkan agar para pelajar mendahulukan mempelajari ilmu-ilmu klasik (turats) yang telah teruji oleh para ulama terdahulu sebelum mendalami ilmu-ilmu kontemporer. Hal ini bertujuan agar pemahaman yang dibangun memiliki pondasi yang kokoh. Para siswa juga diimbau untuk berhati-hati terhadap perdebatan-perdebatan yang tidak produktif, terutama yang banyak bermunculan setelah wafatnya para ulama besar, sehingga tidak mengalihkan fokus dari esensi menuntut ilmu itu sendiri.
Setelah rangkaian pengajian selesai, kegiatan dilanjutkan dengan istighosah dan doa bersama. Seluruh peserta mengikuti dengan penuh kekhusyukan. Lantunan doa dan dzikir menggema, menciptakan suasana haru dan penuh penghayatan. Dalam doa bersama tersebut, para siswa memohon kelancaran, kemudahan, serta hasil terbaik dalam menghadapi Ujian Madrasah. Mereka juga memohon agar ilmu yang telah dipelajari selama menempuh pendidikan di madrasah senantiasa membawa keberkahan dan manfaat.
Dengan terselenggaranya kegiatan pengajian dan istighosah ini, MAN 3 Sragen berharap para siswa dapat menghadapi Ujian Madrasah dengan kesiapan yang menyeluruh, baik secara intelektual maupun spiritual. Semangat belajar yang dilandasi niat yang lurus diharapkan mampu mengantarkan para siswa meraih hasil terbaik serta menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat. (us/enn)









