Sumberlawang (Humas) – Dalam upaya menuju madrasah Adiwiyata—mewujudkan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman—, MIN 5 Sragen menggelar rangkaian lomba ramah lingkungan meliputi lomba kebersihan dan keindahan kelas serta karnaval daur ulang. Seluruh siswa, guru, dan wali murid pun terlibat aktif dalam mempersiapkan acara yang berlangsung pada Rabu (20/8) ini, menunjukkan komitmen bersama membangun budaya peduli lingkungan.
Acara dibuka secara resmi di halaman madrasah oleh Pengawas Madrasah Sumberlawang, Rochmadi. Ia memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan semangat seluruh warga madrasah. “Kami melihat sinergi yang luar biasa antara guru, siswa, dan orang tua siswa. Upaya ini sejalan dengan program pemerintah dalam membentuk generasi Islami yang memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap kelestarian bumi,”ungkapnya.
Rohmawati, selaku Kepala MIN 5 Sragen juga menekankan dalam sambutannya bahwa Adiwiyata bukan hanya sekedar program ataupun mengakuan, melainkan gerakan membentuk karakter siswa agar peduli lingkungan sejak dini. “Predikat Madrasah Adiwiyata memfokuskan pada nilai-nilai kepedulian lingkungan yang ditanamkan dalam keseharian. Lomba kebersihan dan karnaval ini diharapkan menjadi sarana belajar menyenangkan dan bermakna,“ tuturnya.
Kriteria penilaian lomba kebersihan dan keindahan kelas meliputi kebersihan ruang kelas, kerapian penataan, dekorasi, dan estetika bertema lingkungan, serta kelengkapan aspek. Sementara itu, lomba karnaval mengusung konsep parade lingkungan. Para siswa memamerkan hasil karyanya berupa kostum hasil daur ulang sampah plastik, kertas, maupun daun. Kriteria penilaiannya adalah kreativitas kostum dan properti, kesesuain tema, kekompakan dan kerjasama serta penampilan dan pesan edukasi. Adapun juri dalam kegiatan lomba kali ini berasal dari Dinas Lingkungan Hidup dan guru MTsN 3 Sragen.
Kegiatan ini juga mejadi ajang edukasi siswa untuk belajar langsung mengenai pengolahan sampah, penghijauan, dan upaya konservasi sumber daya alam. Selain itu keterlibatkan orang tua siswa menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan dapat dibangun bersama, tidak hanya di madrasah tetapi juga juga di rumah.
Diakhir acara diumumlan pemenang lomba dan diberikan penghargaan dari madrasah.di harapkan melalui kegiatan ini, MIN 5 Sragen semakin mantap melangkah menjadi madrasah berwawasan lingkungan, sekaligus mencetak generasi yang berkarakter peduli bumi dan berdaya guna di masa depan. (dewikur/enn)









