Memperingati Milad ke-57, MTsN 2 Sragen menggelar apel pagi yang dilanjutkan dengan pelepasan balon cita-cita pada Selasa (18/8). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat para murid dalam meraih cita-cita melalui iman, ilmu, amal, dan ikhtiar.
Kepala MTsN 2 Sragen, Umartono, bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, ia mengajak para murid untuk tumbuh menjadi generasi yang memiliki iman kuat, ilmu yang luas, serta gemar melakukan kebaikan.
“Doa kami, kalian jadi anak-anak solih solihah, iman kuat, ilmu banyak, dan banyak melakukan kebaikan di dunia. Kalian di dunia harus punya iman, ilmu, amal, dan maal,” tutur Umartono.

Usai apel, suasana berlanjut dengan pelepasan balon cita-cita. Kepala madrasah didampingi Ketua Komite MTsN 2 Sragen, Sutrisno, secara simbolis melepas balon bersama para murid.
Pelepasan balon cita-cita menjadi simbol harapan para murid terhadap masa depan yang ingin mereka raih. Namun, cita-cita tidak cukup hanya diharapkan, melainkan perlu diiringi dengan doa, usaha, dan keteguhan dalam menuntut ilmu. Umartono pun mengajak para murid untuk tidak ragu memiliki cita-cita tinggi.
“Gantungkan cita-cita kalian setinggi balon cita-cita,” pesannya.
Pesan tersebut diperkuat oleh Ketua Komite MTsN 2 Sragen, Sutrisno. Ia berpesan agar para murid tetap memegang teguh nilai keimanan dan ilmu, di mana pun mereka berada kelak.
“Dimanapun panjenengan nanti, tetaplah jadi anak-anak yang beriman, berilmu, dan beristiqomah. Semoga cita-cita kalian terkabul,” ujarnya.
Apel pagi dan pelepasan balon cita-cita menjadi pembuka rangkaian Milad ke-57 MTsN 2 Sragen. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi madrasah, tetapi juga menjadi ruang untuk menanamkan harapan, doa, dan keyakinan kepada para murid agar terus belajar dan berikhtiar meraih cita-cita. (zhr/enn)







