Sragen (Humas) – MAN 2 Sragen terus menunjukkan komitmennya dalam menguatkan karakter dan kreativitas siswa melalui kegiatan kokurikuler Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil ‘Alamin (P5RA) pada Kamis (18/12). Salah satu wujud nyata kegiatan tersebut melalui kokurikuler/ P5RA Tari Kreasi Nusantara yang diikuti oleh seluruh siswa kelas XI.
Kegiatan yang dilaksanakan dengan penuh semangat ini sekaligus dijadikan sebagai mata lomba dalam rangkaian peringatan Milad MAN 2 Sragen ke-30. Setiap kelas menampilkan tari kreasi Nusantara yang menggali kekayaan budaya daerah Indonesia, dipadukan dengan sentuhan kreativitas modern tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi.

Kepala MAN 2 Sragen, Joko Triyono menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga sebagai media pembelajaran kontekstual bagi siswa. “Melalui kokurikuler Tari Kreasi Nusantara, siswa belajar tentang kolaborasi, kreativitas, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa. Ini sejalan dengan semangat kokurikuler dan momentum Milad ke-30 MAN 2 Sragen,” ujarnya.
Antusiasme siswa terlihat dari persiapan yang matang, mulai dari konsep tarian, kostum, hingga pengiring musik yang merepresentasikan keberagaman budaya Nusantara. Penilaian lomba meliputi kekompakan, kreativitas, penguasaan gerak, serta kesesuaian dengan tema budaya daerah yang diangkat.
Salah satu peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga menjelang liburan di akhir tahun. “Kegiatan ini seru dan berkesan. Selain belajar seni dan budaya, kami juga belajar bekerja sama dan percaya diri tampil di depan umum,” ungkapnya.
Melalui kegiatan kokurikuler Tari Kreasi Nusantara ini, MAN 2 Sragen berharap mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, berbudaya, dan memiliki kepekaan sosial. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Milad ke-30 MAN 2 Sragen dirayakan dengan kegiatan edukatif, inspiratif, dan sarat nilai kebhinekaan. (rgl/enn)










