Sragen (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen menggelar sosialisasi aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) kepada 25 ASN, Selasa (13/1). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penerapan tata kelola persuratan dan pengarsipan berbasis digital di lingkungan Kemenag Sragen.
Plh. Kakankemenag Sragen, Wiyono, dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh unit kerja diharapkan mampu menggunakan aplikasi SRIKANDI, termasuk para kepala seksi. Ia menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia agar penerapan sistem kearsipan digital dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Sementara itu, Plt. Kepala Subbagian Tata Usaha, Muslim, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan wujud komitmen Kemenag Sragen dalam mendukung transformasi digital pelayanan administrasi. Pemanfaatan SRIKANDI diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, keterpaduan, serta ketertiban dalam pengelolaan persuratan dan arsip.

SRIKANDI merupakan aplikasi kearsipan nasional yang dikembangkan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan telah digunakan oleh kementerian/lembaga pemerintah daerah sebagai sistem pengelolaan arsip dinamis secara elektronik.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Pranata Komputer Kemenag Sragen, Fajar Yoga Tama. Dalam paparannya, ia menjelaskan fungsi utama SRIKANDI, antara lain pengelolaan surat masuk dan keluar, disposisi elektronik, serta penyimpanan arsip digital. Peserta juga diajak melakukan praktik langsung untuk memperkuat pemahaman penggunaan aplikasi.
Kemenag Sragen menargetkan pada Februari 2026 seluruh tata kelola persuratan dan pengarsipan telah berjalan melalui aplikasi SRIKANDI. Penerapan aplikasi ini juga menjadi salah satu target kinerja Kemenag Sragen di tahun ini, sehingga diperlukan langkah percepatan dan konsistensi dalam implementasinya. (enn)







