Sragen (Humas) — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Gerakan Pramuka, MTs Negeri 2 Sragen melaksanakan upacara bendera pada Jumat (14/8). Kegiatan berlangsung di halaman madrasah dan diikuti oleh seluruh murid, guru, serta tenaga kependidikan MTsN 2 Sragen.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MTsN 2 Sragen, Umartono, menyampaikan amanat tentang pentingnya menumbuhkan dan menerapkan jiwa Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, dan kepedulian sosial.
“Jiwa Pramuka harus tumbuh dalam diri setiap murid. Nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, mandiri, gotong royong, peduli terhadap sesama, serta cinta tanah air hendaknya tidak hanya dipahami, tetapi juga diwujudkan dalam perilaku sehari-hari,” ujar Umartono.
Lebih lanjut, Umartono mengajak seluruh murid untuk menjadikan semangat Pramuka sebagai bagian dari karakter mereka. Sikap berani mencoba, pantang menyerah, mampu bekerja sama, dan siap membantu orang lain merupakan nilai penting yang perlu terus dikembangkan.
“Seorang Pramuka harus memiliki semangat untuk belajar, berani menghadapi tantangan, mampu bekerja sama, dan tidak mudah menyerah. Jadilah generasi yang tangguh, mandiri, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama,” pesannya.
Umartono juga menekankan pentingnya mengamalkan Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan di madrasah maupun di lingkungan keluarga dan masyarakat. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi murid dalam membangun sikap positif dan bertanggung jawab.
“Jadikan Dasa Darma bukan hanya hafalan, tetapi pedoman dalam bersikap. Mulailah dari hal-hal sederhana, seperti disiplin mengikuti aturan, menjaga kebersihan, menghormati guru dan orang tua, membantu teman, serta menjaga persatuan dan kerukunan,” imbuhnya.
Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Peringatan HUT ke-65 Pramuka tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar MTsN 2 Sragen untuk kembali menguatkan semangat kepramukaan sebagai bagian dari pembentukan murid yang berkarakter, berprestasi, mandiri, dan berakhlak mulia. (zhr/enn)







