Sragen (Humas) – Suasana istimewa terasa di MAN 2 Sragen pada Kamis (02/10). Usai pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) berakhir, kegiatan belajar murid berlanjut dengan agenda pengaplikasian kokurikuler dengan tema Demokrasi untuk kelas X yakni Debat Caketos. Penyampaian visi, misi, dan sesi tanya jawab Calon Ketua OSIM (Caketos) sebagai rangkaian pemilihan ketua OSIM periode 2025/2026 Sabtu mendatang.
Tiga kandidat ketua OSIM yang maju pada tahun ini adalah: 1) Alfinza Rizal Fathoni; 2) Salsa Oktavia; dan 3) Ahmad Al Habsyi, ketiganya perwakilan dari kelas XI. Mereka secara bergiliran menyampaikan gagasan, program unggulan, serta strategi kepemimpinan untuk memajukan OSIM MAN 2 Sragen ke depan.
Usai pemaparan visi dan misi, kegiatan dilanjutkan dengan debat terbuka dan sesi tanya jawab. Para murid diberi kesempatan untuk melontarkan pertanyaan kritis kepada para kandidat, sehingga suasana forum menjadi hidup, interaktif, sekaligus melatih tradisi berdemokrasi yang sehat di lingkungan madrasah.
Kepala MAN 2 Sragen, Joko Triyono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme para kandidat maupun murid. “Kegiatan ini menjadi bukti bahwa murid MAN 2 Sragen memiliki semangat kepemimpinan dan rasa tanggung jawab yang besar. Kami berharap para calon ketua OSIM tidak hanya mampu menyampaikan ide, tetapi juga bisa mewujudkannya dengan kerja nyata dan kolaborasi. Bertepatan dengan momentum nasional hari ini, kami ingin meneguhkan komitmen untuk membentuk generasi madrasah yang unggul, berkarakter, dan cinta budaya,” ungkap Joko.
Pembina OSIM, Siti Marfu’atun menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seleksi kepemimpinan, melainkan juga sarana pembelajaran karakter. “Melalui kegiatan ini, murid belajar bagaimana menyampaikan ide, menerima kritik, serta menghargai perbedaan pendapat. Ini adalah latihan nyata berdemokrasi,” ungkapnya.
Antusiasme murid tampak tinggi. Mereka mendukung kandidat favoritnya, memberi pertanyaan tajam, sekaligus mengekspresikan semangat kebersamaan. Dengan demikian, rangkaian pemilihan ketua OSIM tahun ini menjadi momen penting dalam membentuk jiwa kepemimpinan dan menumbuhkan kecintaan pada budaya bangsa. (rgl/irw)










