Sragen (Humas) – MTsN 8 Sragen kembali menggelar kegiatan pembelajaran di luar kelas melalui program Outing Class bagi siswa kelas Program Khusus (PK). Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (15/1), dengan tujuan ke Yogyakarta dan diikuti oleh 72 siswa kelas PK yang didampingi para guru.
Rombongan outing class secara resmi dilepas oleh Kepala MTsN 8 Sragen, Amiruddin, di halaman madrasah. Dalam sambutannya, Amiruddin menyampaikan bahwa kegiatan outing class merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual yang bertujuan menambah wawasan, pengalaman, serta memperkuat karakter dan kebersamaan siswa. “Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat belajar secara langsung dari lingkungan sekitar, tidak hanya dari buku, serta mampu mengambil nilai-nilai positif dari setiap kunjungan,” ujarnya.
Selama di Yogyakarta, rombongan mengunjungi beberapa destinasi edukatif dan rekreatif. Lokasi pertama adalah Candi Plaosan, salah satu situs bersejarah peninggalan budaya Hindu-Buddha. Di tempat ini, siswa diajak mengenal sejarah, nilai-nilai budaya, serta pentingnya menjaga dan melestarikan warisan bangsa.

Destinasi berikutnya adalah pabrik kaos Omah Oblong Jogja T-Shirt. Di pabrik tersebut siswa memperoleh pengetahuan tentang proses produksi kaos mulai dari desain, pencetakan, hingga pengemasan. Kunjungan ini diharapkan dapat menumbuhkan wawasan kewirausahaan dan kreativitas siswa.
Sebagai penutup, rombongan mengunjungi Jogja Bay, wahana wisata air yang menjadi sarana rekreasi sekaligus mempererat kebersamaan antar siswa setelah menjalani rangkaian kegiatan edukatif.
Zully Ismawati selaku Staf Kurikulum yang mendampingi kegiatan outing class kelas PK ini menyampaikan bahwa kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib, serta mendapat antusiasme tinggi dari para siswa.
Melalui outing class ini, diharapkan siswa kelas Program Khusus MTsN 8 Sragen dapat memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, dan mampu meningkatkan motivasi belajar serta kecintaan terhadap budaya dan sejarah Indonesia (wvz/enn)








