Sragen (Humas) – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia berlangsung meriah melalui pelaksanaan Karnaval Kecamatan Plupuh yang digelar pada Sabtu (22/8). Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan lembaga pendidikan di wilayah Kecamatan Plupuh, termasuk MAN 2 Sragen yang turut ambil bagian dengan mengirimkan kontingen kreatif bertajuk “Bahtera Ilmu”.
Karnaval dimulai dari Lapangan Widoro Sakti, Sambirejo, Plupuh, kemudian peserta menyusuri rute dengan berkeliling ke sejumlah desa di wilayah Kecamatan Plupuh. Sepanjang perjalanan, kemeriahan karnaval tampak dari beragam kreasi peserta yang membawa semangat kebersamaan dan nasionalisme dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, kontingen MAN 2 Sragen hadir dengan mobil hias “Bahtera Ilmu” yang menjadi representasi semangat madrasah dalam mengantarkan generasi muda menuju masa depan melalui pendidikan dan ilmu pengetahuan. Konsep tersebut dipadukan dengan kreativitas warga madrasah sehingga menjadikan penampilan kontingen MAN 2 Sragen semakin menarik dan mendapat perhatian masyarakat yang menyaksikan jalannya karnaval.
Kepala MAN 2 Sragen, Joko Triyono, menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan semangat seluruh kontingen yang telah mempersiapkan penampilan untuk menyemarakkan kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kreativitas dan semangat kontingen MAN 2 Sragen dalam mengikuti karnaval ini. Kehadiran Bahtera Ilmu menjadi bentuk partisipasi madrasah dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga dapat menumbuhkan dan meningkatkan rasa nasionalisme, kebersamaan, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara,” ungkap Joko Triyono.
Keikutsertaan MAN 2 Sragen dalam karnaval Kecamatan Plupuh menjadi salah satu wujud nyata keterlibatan madrasah dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus momentum untuk menanamkan nilai-nilai cinta tanah air kepada seluruh warga madrasah. Melalui kreativitas, kebersamaan, dan semangat kemerdekaan, “Bahtera Ilmu” tidak sekadar menjadi mobil hias, tetapi juga simbol perjalanan pendidikan dalam membangun generasi penerus bangsa yang berilmu, berkarakter, dan memiliki semangat nasionalisme. (re/enn)







