Sragen (Humas) – Semarak peringatan Milad ke-57 MTsN 2 Sragen berlanjut dengan kirab dan pemotongan tumpeng pada Selasa (18/8). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan madrasah yang telah memasuki usia ke-57.
Kirab milad diikuti oleh seluruh warga madrasah dengan penuh antusias. Peserta berjalan bersama menyusuri rute yang telah ditentukan. Kirab dimulai dari halaman MTsN 2 Sragen, kemudian belok kiri menuju Dukuh Canden, melewati Pondok Pesantren Salamah Wa Barokah, selanjutnya belok kiri dan kembali menuju madrasah.
Suasana kebersamaan dan keceriaan tampak sepanjang pelaksanaan kirab. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan milad, tetapi juga menjadi sarana mempererat kekompakan seluruh warga madrasah.

Setibanya kembali di madrasah, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng. Ketua Komite MTsN 2 Sragen, Sutrisno, memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada Kepala MTsN 2 Sragen, Umartono.
Prosesi tersebut menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan MTsN 2 Sragen yang telah berdiri dan memberikan kontribusi dalam dunia pendidikan selama 57 tahun.
“Pemotongan tumpeng ini merupakan wujud rasa syukur atas perjalanan MTsN 2 Sragen yang telah memasuki usia ke-57. Semoga madrasah semakin maju, semakin berkualitas, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga seluruh keluarga besar MTsN 2 Sragen senantiasa diberikan kekuatan untuk melanjutkan perjuangan dalam mendidik generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak,” ungkap Sutrisno.
Rangkaian peringatan Milad ke-57 MTsN 2 Sragen selanjutnya ditutup dengan pengajian. Melalui berbagai kegiatan tersebut, madrasah berharap momentum milad tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat rasa syukur, kebersamaan, dan semangat untuk terus memajukan madrasah. (zhr/enn)







