Sragen (Humas) – Menyambut Tahun Ajaran 2026/2027, MTsN 5 Sragen mulai mempersiapkan berbagai langkah strategis agar peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang semakin berkualitas. Melalui Rapat Kerja (Raker) yang digelar selama dua hari, 7–8 Juli 2026, di kawasan wisata Segoro Gunung Kemuning, Karanganyar, seluruh unsur madrasah menyusun arah kebijakan, mengevaluasi capaian, sekaligus merancang program yang lebih efektif untuk mendukung proses belajar mengajar.
Kegiatan ini diikuti kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, dan komite madrasah. Suasana yang berbeda dipilih sebagai ruang refleksi setelah padatnya aktivitas sepanjang tahun ajaran sebelumnya, sehingga peserta dapat lebih leluasa berdiskusi dan melahirkan gagasan baru demi kemajuan madrasah..
Membuka kegiatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Fatchur Rochman, menegaskan bahwa rapat kerja bukan sekadar agenda tahunan, melainkan fondasi dalam menentukan arah pengembangan madrasah. Menurutnya, setiap program harus mampu menghadirkan pendidikan yang unggul, inovatif, berprestasi, dan berbasis cinta, sejalan dengan visi Kementerian Agama.
“Raker ini merupakan pijakan untuk mewujudkan madrasah yang unggul, inovatif, berprestasi, dan berbasis cinta menuju pendidikan yang berkualitas. MTsN 5 Sragen sebagai madrasah negeri yang berada di wilayah perkotaan harus mampu menjadi contoh dan inspirasi bagi MTs Negeri lainnya di Kabupaten Sragen,” tegasnya.
Fatchur juga mengingatkan bahwa seluruh madrasah memiliki komitmen menjalankan kontrak prestasi bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah sebagai upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan secara berkelanjutan.

Selama rapat kerja yang dipimpin oleh Kepama MTsN 5 Sragen, Muhsin, peserta mengevaluasi pelaksanaan program Tahun Ajaran 2025/2026 untuk mengidentifikasi capaian maupun kendala yang masih perlu diperbaiki. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar penyusunan program kerja baru yang lebih terukur, realistis, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Program yang dibahas meliputi bidang tata usaha, akademik, kesiswaan, hubungan masyarakat, hingga sarana dan prasarana. Setiap bidang mempresentasikan rencana kerja dalam sidang pleno untuk memperoleh masukan dari seluruh peserta. Kesepakatan yang dihasilkan akan menjadi pedoman pelaksanaan program MTsN 5 Sragen selama satu tahun ke depan.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik juga menyampaikan pembagian tugas mengajar bagi seluruh guru. Penataan tersebut diharapkan mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, profesional, dan berdampak pada peningkatan prestasi peserta didik.
Sebagai penguatan komitmen, seluruh guru dan tenaga kependidikan menandatangani Pakta Integritas serta mengucapkan ikrar bersama untuk menjalankan tugas secara profesional, disiplin, jujur, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menutup kegiatan, Ketua Komite MTsN 5 Sragen, Zaini, mengajak seluruh warga madrasah menjadikan hasil rapat kerja sebagai komitmen bersama untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada perencanaan, tetapi juga pada konsistensi pelaksanaannya.
Melalui rapat kerja ini, MTsN 5 Sragen berharap seluruh program yang telah disusun mampu menghadirkan pembelajaran yang semakin berkualitas, layanan yang semakin profesional, serta lingkungan madrasah yang mendukung tumbuhnya prestasi dan karakter peserta didik. (ma/dpw/enn)











