Sragen (Humas) – MTs Negeri 2 Sragen melaksanakan ujian tahfidz bagi siswa peserta ekstrakurikuler tahfidz mulai Rabu hingga Jumat (10-12 Desember 2025). Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Baitul Hikmah dan diikuti oleh 30 siswa, termasuk tiga siswa yang melaksanakan tasmi’ hafalan Juz 30, yaitu Alya (7I), Azzahro Cantika (7H), dan Istiana Akmalina (7I).
Ujian tahfidz ini menjadi agenda rutin yang bertujuan memotivasi siswa untuk terus meningkatkan kualitas bacaan dan hafalan Al-Qur’an. Para pembimbing memberikan pendampingan secara bergilir, salah satunya Nur Fathiyah, yang turut memberikan pesan menginspirasi kepada seluruh peserta.
“Dengan membaca Al-Qur’an saja sudah bisa menghapus dosa kalian. Alhamdulillah, kalian sudah mampu menghafal Juz 30. Insya Allah hafalan ini akan menjadi jalan menuju surga untuk kalian dan orang tua kalian. Tunjukkan bahwa kalian bisa. Setelah ini, tambah semangatnya. Harus lebih baik lagi. Untuk sementara, jauhi hal-hal yang bisa mengganggu hafalan, terutama HP. Selalu semangat, anak-anak,” ujar Nur Fathiyah memberi motivasi.

Di antara peserta, Zahra Salsabila (9H) menyampaikan alasannya mengikuti pembinaan tahfidz. “Tujuan saya menghafal Al-Qur’an adalah untuk membahagiakan orang tua. Saya ingin memberikan sesuatu yang membanggakan untuk mereka,” ungkapnya.
Kepala MTs Negeri 2 Sragen, Aris Suparlan, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan ujian tahfidz ini. “Kami sangat bangga dengan semangat peserta didik MTsN 2 Sragen dalam menghafal Al-Qur’an. Kegiatan ini bukan hanya melatih kedisiplinan, tetapi juga membentuk karakter religius yang kuat. Semoga hafalan mereka terus bertambah dan membawa keberkahan bagi diri sendiri, orang tua, serta madrasah,” tuturnya.
Kegiatan ujian tahfidz berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Madrasah berharap program ini mampu mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia dan berprestasi. (zhr/enn)









