Sragen (Humas) – MTsN 6 Sragen menyalurkan bantuan sosial kepada para siswa SD dan MI di lingkungan sekitar sebagai rangkaian Milad ke-30. Pentasyarufan tersebut menyasar siswa dari MIN 8 Sragen, MIN 6 Sragen, SDN Wonorejo I, dan SDN Saren I yang ditentukan melalui koordinasi langsung dengan wali kelas VI di masing-masing sekolah, Jumat (21/11).
Pihak MTsN 6 Sragen menyampaikan bahwa pendistribusian bantuan ini menjadi bentuk kepedulian lembaga kepada masyarakat sekitar, terutama peserta didik yang membutuhkan dukungan untuk menunjang semangat belajar. Dengan pola koordinasi melalui sekolah asal, penerima bantuan dipastikan tepat sasaran sesuai informasi dari wali kelas.
Pelaksanaan pentasyarufan menjadi bagian dari konsep baru peringatan Milad MTsN 6 Sragen tahun ini. Pada Milad sebelumnya, sekolah menggelar berbagai perlombaan bagi siswa SD maupun MI, namun pada Milad ke-30 fokus dialihkan pada kegiatan sosial dan pemberdayaan komunitas pendidikan sekitar.
Kepala MTsN 6 Sragen, Fandholin, mengungkapkan bahwa perubahan konsep ini merupakan upaya menghadirkan nilai yang lebih bermanfaat. “Kami ingin peringatan Milad tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi memberikan dampak nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar,” ujar Fandholin.
Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial ini juga menjadi momentum memperkuat hubungan baik antara MTsN 6 Sragen dengan madrasah maupun sekolah di sekitarnya. Menurutnya, sinergi antar lembaga pendidikan perlu terus dijaga agar tercipta lingkungan pendidikan yang saling mendukung.
Apresiasi positif datang dari pihak madrasah/sekolah penerima bantuan. Kepala MIN 8 Sragen menyampaikan bahwa perhatian dari MTsN 6 Sragen dapat membantu meringankan kebutuhan sebagian siswa. Selain itu, bantuan dinilai menjadi motivasi agar peserta didik terus meningkatkan prestasi.
Ungkapan serupa juga disampaikan oleh kepala sekolah lain yang menjadi sasaran pentasyarufan. Mereka berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilanjutkan karena membawa manfaat langsung bagi siswa dan memperkuat hubungan antarsekolah di wilayah Gemolong dan sekitarnya.
Melalui pelaksanaan pentasyarufan bantuan sosial ini, MTsN 6 Sragen berharap kegiatan Milad ke-30 tetap bermakna meskipun dengan konsep yang berbeda. Sekolah menargetkan agar nilai berbagi ini menjadi tradisi yang terus berkembang dan membawa manfaat lebih luas bagi masyarakat sekitar. (tm/enn)








