Sragen (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Sragen melaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) pada Rabu (19/11). Kegiatan berlangsung di ruang madrasah dengan menghadirkan dua asesor, yakni Amin Sarwati dan Agus Nurrohman serta diikuti seluruh guru dan karyawan MAN 3 Sragen.
Kepala MAN 3 Sragen, Mariyo, dalam sambutan pembuka menyatakan bahwa PKKM merupakan agenda evaluasi rutin untuk menilai capaian kinerja kepala madrasah sesuai standar nasional.
“PKKM ini menjadi tolok ukur sekaligus refleksi sejauh mana tugas dan tanggung jawab telah dijalankan dengan baik. Semua capaian adalah hasil kerja sama seluruh pihak di MAN 3 Sragen,” ujarnya.
Sebagai asesor utama, Amin Sarwati, menegaskan bahwa PKKM bertujuan mengukur kualitas kepemimpinan madrasah secara objektif melalui proses pengumpulan, pengelolaan, dan analisis data. “Instrumen ini dirancang untuk memetakan serta membina kepala madrasah agar terus meningkatkan mutu pengelolaan lembaga,” jelasnya.
Dalam suasana yang cair, Amin juga menyelipkan sebuah pantun untuk mengapresiasi kesiapan panitia: “Burung camar burung merpati terbang tinggi. Kami pergi pagi untuk tugas uji profesi. Terima kasih atas persiapan PKKM hari ini. Dokumen sudah tersaji dengan bukti yang tertata rapi.”
Asesor kedua, Agus Nurrohman,menyampaikan bahwa proses penilaian berjalan lancar. Namun, ia tetap memberikan beberapa catatan perbaikan. “Ada beberapa temuan yang perlu ditindaklanjuti agar kinerja madrasah semakin optimal. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk meluruskan niat dalam bekerja, sehingga setiap upaya bernilai ibadah,” tuturnya.
PKKM 2025 menilai kinerja kepala madrasah melalui lima komponen utama yang saling berkaitan. Penilaian mencakup usaha pengembangan madrasah, pelaksanaan tugas manajerial, serta kemampuan kepala madrasah dalam membangun dan mengembangkan jiwa kewirausahaan di lingkungan lembaga.
Selain itu, aspek supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan turut menjadi perhatian penting, karena berpengaruh langsung pada kualitas proses belajar mengajar. Seluruh komponen tersebut kemudian dipadukan dengan hasil kinerja nyata, seperti peningkatan prestasi madrasah, capaian program, hingga mutu lulusan, sehingga menghasilkan gambaran komprehensif tentang efektivitas kepemimpinan kepala madrasah.
Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari itu menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan tata kelola madrasah. Pihak MAN 3 Sragen menyatakan siap menindaklanjuti rekomendasi asesor untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Sebagai tindak lanjut, laporan hasil PKKM dijadwalkan rampung dalam beberapa waktu ke depan dan akan menjadi dasar penyusunan rencana peningkatan kinerja tahun 2026. (kus/enn)








