Sragen (Humas)- MTsN 2 Sragen mulai membiasakan pelaksanaan doa pagi bersama guru dan pegawai mulai Senin (9/2). Kegiatan ini dilaksanakan setiap pagi sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai dan bertempat di ruang guru MTsN 2 Sragen.
Doa pagi diikuti oleh seluruh guru dan pegawai madrasah serta dipimpin secara bergiliran oleh salah satu guru. Pembiasaan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan suasana religius, memperkuat kebersamaan, serta menyatukan niat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan madrasah.

Pelaksanaan doa pagi juga menjadi momentum refleksi bagi guru dan pegawai sebelum memulai aktivitas kerja. Dengan doa bersama, diharapkan seluruh civitas madrasah dapat bekerja dengan lebih tenang, fokus, dan penuh keikhlasan, sehingga berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan.
Plt. Kepala MTsN 2 Sragen, Umartono, menyampaikan bahwa doa pagi merupakan bagian dari ikhtiar spiritual dalam membangun budaya kerja yang religius dan profesional.
“Doa pagi ini adalah bentuk ikhtiar kita bersama untuk menjadikan MTsN 2 Sragen sebagai madrasah yang cerah, berprestasi, maju, bermutu, dan mendunia,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pembiasaan doa pagi juga diharapkan dapat memperkuat rasa tanggung jawab dan semangat pengabdian seluruh guru dan pegawai.
“Dengan membiasakan doa, kita memulai setiap tugas dengan niat yang baik dan harapan agar setiap ikhtiar yang dilakukan mendapat keberkahan,” imbuhnya.
Melalui doa pagi bersama ini, MTsN 2 Sragen berharap seluruh kegiatan pembelajaran, pelayanan administrasi, dan program madrasah dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik dan masyarakat. (zhr/enn)






