Sragen (Humas) – MTs Negeri 7 Sragen menyelenggarakan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) di Bumi Perkemahan Kun Gerit, Jatibatur, Gemolong bagi peserta didik kelas 7-8. Kegiatan ini berlangsung pada 30 hingga 31 Agustus 2025.
Kegiatan Persami diawali dengan pendirian tenda oleh peserta, dilanjutkan dengan apel pembukaan yang dipimpin langsung oleh Nurul Ngaini selaku Kepala MTsN 7 Sragen.

Usai rangkaian pembukaan beres, peserta mengikuti pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam penanganan pertolongan pertama. Selanjutnya, peserta berlomba dalam kegiatan wide game hingga sore hari.
Tadarus bersama dan upacara api unggun—yang dimeriahkan dengan pentas seni seperti Tari Merak, hadrah, drama klasikal, adu vokal, dan komedi—pun menutup aktivitas mereka pada Persami hari pertama.
Pada Minggu pagi, kegiatan dimulai dengan melaksanakan ibadah pagi. Dilanjutkan senam ceria dan bakti bumi perkemahan. Setelah itu, peserta berbagi kegembiraan melalui outbond.
Nurul Ngaini menyampaikan kegiatan Persami bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan kemandirian siswa-siswi MTsN 7 Sragen. Dengan demikian, diharapkan siswa selalu menaati peraturan madrasah.
“Dengan mengikuti Persami ini, kami berharap siswa-siswi MTs N 7 Sragen meningkatkan kedisiplinan dan kemandirian,” tuturnya.

Persami juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta pramuka. Harapannya siswa tambah semangat mengikuti pramuka di madrasah. Nurul Ngaini berpesan kepada peserta untuk mengikuti kegiatan dengan baik.
“Kalian akan mendapatkan banyak hal dalam persami ini, mulai belajar mandiri, melatih kekompakan, dan belajar mencintai pramuka sejati. Untuk itu ikutilah kegiatan dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Kegiatan Persami MTsN 7 Sragen ini mendapat respon positif dari para peserta didik. Dalam sepekan ini, mereka berlatih pentas seni dan mempersiapkan kemah dengan antusias. (ns/enn)










