Sragen (Humas) — MIN 8 Sragen menyelenggarakan kegiatan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an pada Selasa (27/1), bertempat di GOR Balai Desa Sambirembe, Klaijambe. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh haru sebagai bentuk apresiasi kepada peserta didik yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an. Sebanyak 65 siswa siswi MIN 8 Sragen yang mengikuti kegiatan wisuda tahfidz ini.
Acara diawali dengan sambutan Kepala MIN 8 Sragen, Ahmad Mudhofar Hasan, yang menekankan pentingnya membaca dan menghafal Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Al-Qur’an tidak hanya menjadi pedoman hidup, tetapi juga akan memberikan syafaat bagi pembacanya di hari kiamat. Oleh karena itu, peserta didik diharapkan senantiasa menjaga dan mengamalkan hafalan Al-Qur’an yang telah diraih.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan orang tua peserta wisuda tahfidz, Fatmi Nur Rohmah. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pihak madrasah serta para guru pembimbing tahfidz. Fatmi juga menegaskan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya, serta berharap kegiatan tahfidz di MIN 8 Sragen terus berkembang dan melahirkan generasi Qur’ani.
Acara inti dilanjutkan dengan prosesi wisuda tahfidz, yang di awali tilawah surat Al- Fatihah dan juz 30 dilanjutkan juz 29 dan 28. Para wisudawan dan wisudawati tampak bangga dan haru saat mengikuti prosesi wisuda yang disaksikan oleh para guru dan orang tua.
Pada kesempatan ini , Pengawas Madrasah Kabupaten Sragen, Rokhmadi, memberikan pengarahan pentingnya membangun peradaban yang berlandaskan Al Qur’an. Mewujukan anak yang kuat agamanya dan baik akhlaknya.
Melalui kegiatan wisuda tahfidz ini, MIN 8 Sragen berharap dapat menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an serta membentuk generasi yang berakhlakul karimah, beriman, dan berilmu. (Iwp/enn)







