Sragen (Humas) – MAN 2 Sragen menyelenggarakan kegiatan Imtihan Tahfizhul Qur’an pada Jumat (6/2) bagian dari upaya penguatan karakter religius dan peningkatan mutu pendidikan berbasis Al-Qur’an. Kegiatan ini diikuti oleh 35 murid kelas XII yang telah menyiapkan hafalan Al-Qur’an.
Imtihan Tahfizhul Qur’an merupakan agenda rutin madrasah yang bertujuan untuk menguji kemampuan hafalan, ketepatan bacaan, kualitas tajwid para murid serta melatih mental dan kedisiplinan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan spiritual agar murid senantiasa menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala MAN 2 Sragen, Joko Triyono menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tema yang diusung, yaitu “Menjaga Kalam Ilahi, Mewujudkan Generasi Qur’ani yang Istiqomah dan Berbakti.” Menurutnya, hafalan Al-Qur’an bukan hanya capaian akademik, tetapi juga amanah yang harus dijaga dengan keistiqomahan dan akhlak yang mulia.

Peserta imtihan diuji langsung oleh tim penguji yang kompeten di bidang tahfizhul Qur’an. Proses pelaksanaan berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh semangat, mencerminkan kesungguhan para murid dalam menjaga hafalan yang telah dicapai. Murid yang selesai imtihan akan diberikan sertifikat tahfizh yang akan diserahkan saat akhirusanah.
Melalui kegiatan Imtihan Tahfizhul Qur’an ini, MAN 2 Sragen berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual, berakhlak Qur’ani, serta siap menjadi generasi penerus yang membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. (rgl/enn)







