Sragen (Humas) – MIN 9 Sragen menggelar pentasyarufan zakat fitrah pada bulan Ramadhan 1446 H yang disalurkan langsung kepada siswa-siswi dan masyarakat di lingkungan madrasah yang berhak menerima sesuai kriteria penerima zakat (18/3/2025). Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari kepedulian MIN 9 Sragen terhadap sesama, sekaligus dalam rangka mempererat silaturahmi dan meningkatkan rasa saling berbagi dalam bulan suci Ramadhan.
Pada tahun ini, zakat fitrah yang disalurkan berasal dari para siswa dan siswi MIN 9 Sragen. Setiap siswa membawa zakat fitrah beruba beras seberat 2.7 kg. Pembayaran zakat fitrah oleh para siswa ini merupakan salah satu cara untuk mendidik mereka dalam hal berbagi dan memahami pentingnya kewajiban zakat dalam agama Islam.
Kepala MIN 9 Sragen, Siti Marwiyah, memberikan komentarnya mengenai kegiatan pentasyarufan zakat fitrah tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memiliki makna yang sangat dalam baik dari segi ibadah maupun nilai sosial yang bisa ditumbuhkan pada siswa-siswi. “Zakat fitrah bukan hanya tentang kewajiban agama, tetapi juga tentang membangun empati dan rasa peduli terhadap sesama, terutama mereka yang kurang beruntung. Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa dapat lebih memahami pentingnya berbagi dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Siti Marwiyah.
Lebih lanjut, Siti Marwiyah menjelaskan bahwa selain memberikan manfaat sosial, kegiatan ini juga merupakan upaya pihak madrasah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada siswa-siswi sejak dini. “Kami berusaha memberikan pendidikan yang tidak hanya terbatas pada pelajaran akademik, tetapi juga membentuk karakter siswa agar mereka menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan peduli terhadap sesama.”
Proses penyaluran zakat fitrah di MIN 9 Sragen dilakukan dengan sangat hati-hati dan terorganisir. Panitia yang terdiri dari beberapa guru dan perwakilan siswa mengumpulkan zakat dari seluruh siswa, lalu mendata penerima zakat yang berhak.
Perwakilan panitia pentasyarufan zakat fitrah, Aris Munandar dan Wagiman, menjelaskan bahwa dalam proses distribusi ini, pihaknya berusaha agar penyaluran zakat tepat sasaran dan transparan. “Kami bekerja sama dengan pengurus lingkungan dan pihak yang berkompeten untuk memastikan zakat fitrah ini benar-benar sampai ke tangan mereka yang membutuhkan. Kami juga memastikan bahwa seluruh proses dilakukan dengan keterbukaan agar tidak ada kesalahan dalam penyaluran,” .
Setelah melalui proses tersebut, zakat fitrah akhirnya disalurkan langsung kepada penerima yang sudah didata sebelumnya. Aris Munandar dan Wagiman menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar penyaluran zakat, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian madrasah terhadap masyarakat di sekitar.
Salah satu penerima zakat fitrah, Zydan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diterima. “Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih atas bantuan zakat fitrah ini. Ini sangat membantu keluarga kami, terutama dalam mempersiapkan kebutuhan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. Semoga zakat yang diberikan oleh teman-teman saya di madrasah menjadi amal yang berkah dan diterima oleh Allah,” ujar Zydan dengan penuh haru.
Bagi Zydan, bantuan zakat fitrah ini bukan hanya sekadar materi, tetapi juga mengandung makna yang mendalam tentang rasa solidaritas dan kepedulian antar sesama. “Saya merasa sangat senang dan terharu karena ada banyak teman-teman yang peduli dengan kami. Semoga kebahagiaan ini juga bisa dirasakan oleh orang lain yang membutuhkan,” tambahnya.
Dengan terlaksananya kegiatan pentasyarufan zakat fitrah Ramadhan 1446 H ini, MIN 9 Sragen berharap dapat terus menjalankan program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan seperti ini diharapkan bisa menjadi teladan bagi siswa-siswi untuk terus menanamkan nilai berbagi dan kepedulian terhadap sesama.
Selain itu, Kepala MIN 9 Sragen, Siti Marwiyah, juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas spiritualitas siswa dan membangun budaya gotong royong di kalangan mereka. “Semoga apa yang telah kami lakukan ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak yang positif bagi seluruh warga madrasah serta masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Kegiatan pentasyarufan zakat fitrah ini juga menjadi bukti bahwa di bulan suci Ramadhan, tidak hanya fokus pada ibadah pribadi, tetapi juga saling membantu dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. Semoga Ramadhan ini menjadi berkah bagi semua, dan Idul Fitri kali ini bisa dirayakan dengan penuh suka cita. (kns/irw)