Sragen (Humas) – MAN 2 Sragen kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang akademik. Dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Sains tingkat Kabupaten Sragen untuk mata pelajaran Biologi, perwakilan MAN 2 Sragen berhasil meraih Runner Up.
Penyerahan penghargaan bagi para pemenang dilaksanakan pada Kamis, (02/10) oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah KanKemenag Sragen, Wiyono. Dalam kesempatan tersebut, MAN 2 Sragen menerima piagam dan piala sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi murid serta pembimbing.
Wardah Umi Barokah, selaku guru pembimbing, mengaku bangga dengan capaian siswanya. “Alhamdulillah, pencapaian ini hasil dari kerja keras, doa, dan semangat belajar yang luar biasa. Saya berharap prestasi ini menjadi batu loncatan untuk melangkah lebih jauh di tingkat provinsi, ungkapnya.
Sementara itu, Riski Aurelia peraih juara juga menyampaikan rasa syukurnya. “Saya sangat bersyukur bisa membawa nama baik MAN 2 Sragen di ajang ini. Terima kasih kepada Ibu Wardah dan semua guru yang telah mendukung. Semoga di tingkat provinsi nanti saya bisa memberikan hasil yang lebih baik lagi,” tuturnya penuh semangat.
Kepala MAN 2 Sragen, Joko Triyono menambahkan bahwa prestasi ini menjadi motivasi besar bagi madrasah. “Alhamdulillah, prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan potensi murid, khususnya dalam bidang sains. Mohon doa restu dari seluruh keluarga besar MAN 2 Sragen dan masyarakat agar murid kami dapat meraih hasil terbaik di tingkat provinsi” jelasnya.
Dengan predikat Runner Up OMI Sains Biologi tingkat Kabupaten, MAN 2 Sragen kini memantapkan langkah menuju tingkat provinsi. Harapannya, perjuangan yang akan dijalani tidak hanya membawa hasil yang membanggakan, tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Sragen dan Jawa Tengah di kancah nasional. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa MAN 2 Sragen mampu bersaing di tingkat akademik, sejalan dengan semangat peningkatan mutu pendidikan yang terus digaungkan oleh Kementerian Agama. Dukungan semua pihak mulai dari guru, orang tua, hingga masyarakat menjadi modal utama agar langkah menuju tingkat Nasional semakin mantap dan berbuah manis. (rgl/irw)








