Sragen (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri 1 Sragen menyelenggarakan kegiatan penyerahan buku lelang dalam rangka penghapusan buku jalur lelang dilaksanakan pada Kamis (20/1). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelunasan kewajiban pembayaran lelang berupa buku dan monografi dalam satu paket yang telah dinyatakan sah secara administrasi dan hukum.
Lelang buku dan monografi tersebut sebelumnya telah dilaksanakan pada 14 Januari 2025 atas permohonan MAN 1 Sragen. Proses lelang dilakukan secara resmi di hadapan Pelelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surakarta, Jarwa Susila, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penyerahan buku lelang ini menjadi bagian dari upaya tertib administrasi dan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan MAN 1 Sragen. Melalui mekanisme lelang, buku-buku yang sudah tidak relevan atau tidak layak pakai lagi dapat dihapuskan secara sah, transparan, dan akuntabel.

Kepala MAN 1 Sragen, Windrati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam menjaga tata kelola aset yang baik. “Penghapusan buku melalui jalur lelang ini kami lakukan sebagai upaya tertib administrasi sekaligus memastikan pengelolaan BMN di madrasah berjalan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Windrati.
Lebih lanjut, Windrati berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kami berharap langkah ini dapat menjadi contoh pengelolaan aset madrasah yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab, sehingga mendukung terciptanya tata kelola madrasah yang bersih dan akuntabel,” pungkasnya. (aw/sbs/enn)







