Sragen (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen menggelar Rapat Koordinasi Operator Data Madrasah dari seluruh jenjang RA, MI, MTs, dan MA pada Jumat (5/12). Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan sekaligus penguatan kapasitas agar pengelolaan data madrasah semakin akurat dan minim kesalahan.
Dalam arahannya, Kakankemenag Sragen, Ihsan Muhadi, menegaskan bahwa operator merupakan garda penting dalam keberhasilan madrasah.
“Para operator adalah bagian dari pahlawan madrasah yang menyiapkan kesuksesan madrasah. Posisi operator sangat vital dan harus dijaga profesionalitasnya,” ujarnya.
Ihsan menyampaikan empat poin penting sebagai penguatan tugas operator:
- Operator memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas data madrasah.
- Madrasah perlu mengalokasikan dukungan anggaran untuk peningkatan perangkat kerja.
- Operator wajib mengikuti regulasi dan ketentuan aplikasi secara konsisten.
- Ketelitian harus menjadi budaya kerja utama dalam setiap proses input data.

Ia juga mengajak operator membangun kekompakan, saling melengkapi, serta tidak segan bertanya ketika menemui kendala. Selain itu, Ihsan memberi penekanan khusus mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan data.
“Panjenengan memegang kendali atas data madrasah. Mari kita jaga dengan baik agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah, Wiyono, menyampaikan bahwa rakor ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi serta penyegaran informasi teknis. Ia meminta para operator untuk selalu responsif terhadap pemberitahuan yang disampaikan melalui grup WhatsApp, mengingat banyaknya aplikasi dan pembaruan data yang harus ditindaklanjuti.
Pada kesempatan tersebut, Staf Pendidikan Madrasah, Jamil dan Putri turut memberikan pemaparan teknis terkait pengelolaan aplikasi dan pembaruan data terbaru.
Rakor ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antaroperator madrasah serta meningkatkan kualitas data sebagai elemen strategis dalam pembangunan pendidikan madrasah di Sragen. (enn)









