Sragen (Humas) — MAN 1 Sragen menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan joint survey PHTC KemenPU Tahap 7 yang melibatkan Konsultan Manajemen Konstruksi, penyedia jasa/kontraktor, serta PPK Prasarana Strategis 3. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu sore (10/12), sebagai bagian dari rangkaian persiapan pembangunan PHTC (Public Health Training Center) di lingkungan madrasah.
Tim konsultan dan kontraktor melakukan peninjauan langsung terhadap area pembangunan untuk memastikan seluruh aspek teknis sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Pemeriksaan mencakup kelayakan struktur, kesiapan lahan, serta kebutuhan teknis yang mendukung keberlanjutan pembangunan gedung. PPK Prasarana Strategis 3 turut memberikan arahan terkait prosedur pelaksanaan konstruksi.

Kegiatan joint survey ini juga menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk menyatukan persepsi dan memastikan koordinasi berjalan efektif. Diskusi teknis dilakukan di lapangan guna menyesuaikan rancangan pembangunan dengan kondisi aktual. Kehadiran seluruh unsur pelaksana diharapkan dapat meminimalisir potensi hambatan pada tahap konstruksi berikutnya.
Kepala MAN 1 Sragen, Windrati, memberikan apresiasi atas keterlibatan berbagai pihak dalam memastikan pembangunan PHTC berjalan optimal. “Kami sangat berterima kasih atas sinergi yang terbangun hari ini. PHTC adalah kebutuhan penting bagi madrasah, dan kami berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat besar bagi siswa dan masyarakat,” ujar Windrati.
Dengan terlaksananya joint survey tahap 7 ini, proses pembangunan PHTC di MAN 1 Sragen memasuki tahap penting menuju pelaksanaan konstruksi. Seluruh pihak optimistis bahwa koordinasi yang solid akan mempercepat realisasi fasilitas tersebut sehingga dapat segera digunakan untuk mendukung peningkatan layanan pendidikan di lingkungan madrasah. (aw/sbs/enn)









