Sragen (Humas) — MTsN 6 Sragen kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya membaca di lingkungan madrasah melalui kegiatan “Jumat Literasi Matsanesra” yang digelar pada Jumat (6/11). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa MTsN 6 Sragen secara klasikal di ruang kelas masing-masing, didampingi langsung oleh guru yang mengajar pada jam pelajaran pertama.
Melalui program ini, para siswa diajak untuk menyisihkan waktu sejenak di awal hari guna membaca, memahami, serta mengulas berbagai buku bacaan, baik buku keagamaan, literatur umum, maupun karya ilmiah pop. Pendampingan guru jam pertama memastikan suasana membaca berjalan kondusif, terarah, dan bermakna.
Kepala MTsN 6 Sragen, Fandholin, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya konsistensi dalam mengasah budaya literasi di kalangan peserta didik.
“Gerakan Jumat Literasi ini bukan sekadar rutinitas membaca di awal pagi, melainkan investasi jangka panjang untuk membuka cakrawala berpikir para siswa. Kami ingin menanamkan kebiasaan gemar membaca sejak dini agar para siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki daya kritis, wawasan luas, dan karakter pembelajar sepanjang hayat,” ungkap Fandholin.
Melalui sinergi antara siswa dan guru pendamping, kegiatan Jumat Literasi Matsanesra diharapkan terus menjadi wahana inspiratif yang konsisten dalam mencetak generasi madrasah yang berwawasan luas dan berkarakter mulia. (ich/enn)







