Sragen (Humas) – Tiga murid MAN 1 Sragen berhasil menjalankan tugas dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang berlangsung pada Rabu (28/10) di halaman Kantor Terpadu Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen. Keterlibatan ketiga murid tersebut menjadi bentuk partisipasi nyata generasi muda dalam memperingati momentum bersejarah yang meneguhkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Mereka dipercaya mengemban tugas penting dalam rangkaian upacara yang diikuti oleh jajaran pemerintah daerah dan berbagai unsur masyarakat.
Ketiga murid yang bertugas tersebut adalah Raditya Adi Firmansyah dari Fase F-10 yang mendapat amanah sebagai pengibar bendera. Dengan penuh tanggung jawab, Raditya menjalankan tugasnya sebagai bagian penting dalam prosesi upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda. Sementara itu, Arilla Nur Rovi dari Fase F-2 dan Ahnafi Fadil Mumtaz dari Fase F-10 bertugas sebagai perwakilan Bhinneka Tunggal Ika dengan mengenakan pakaian adat DKI Jakarta.
Penampilan keduanya menjadi simbol keberagaman budaya Indonesia yang harus dijaga dan dihargai oleh seluruh generasi bangsa. Melalui peran yang berbeda, ketiga murid tersebut turut menyampaikan pesan bahwa semangat sumpah pemuda tidak hanya diwujudkan melalui kata-kata, tetapi juga melalui sikap disiplin, kerja sama, dan kesediaan mengambil bagian dalam kegiatan kebangsaan.
Selama mengikuti kegiatan, ketiga murid tersebut didampingi oleh Ridwan Sutrisno Putro selaku bagian kesiswaan MAN 1 Sragen. Pendampingan ini menjadi bentuk dukungan madrasah dalam memastikan murid dapat menjalankan tugas dengan baik serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara tertib. Kepercayaan yang diberikan kepada murid MAN 1 Sragen juga menjadi pengalaman berharga untuk mengembangkan karakter, kepemimpinan, dan rasa percaya diri. Selain mengasah kedisiplinan, keterlibatan dalam upacara tingkat kabupaten memberikan kesempatan kepada murid untuk belajar tentang arti tanggung jawab dan pengabdian kepada bangsa.
Ridwan menyampaikan apresiasi atas keberhasilan ketiga murid dalam menjalankan amanah tersebut. “Kami bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada murid MAN 1 Sragen untuk bertugas dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di tingkat Kabupaten Sragen. Semoga pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga bagi mereka untuk semakin disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki rasa cinta tanah air yang kuat”, ungkapnya.
Melalui keikutsertaan dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, MAN 1 Sragen berharap para murid semakin memahami pentingnya persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan di tengah keberagaman Indonesia. Pengalaman Raditya, Arilla, dan Ahnafi dapat menjadi inspirasi bagi murid lainnya untuk terus berkontribusi bagi madrasah, daerah, dan bangsa. Semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, kerja sama, kepedulian terhadap sesama, serta kesungguhan dalam belajar dan berkarya. (sr/sbs/enn)










