Sragen (Humas) – Dalam rangka menyongsong dan mematangkan persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA), MAN 1 Sragen menggelar kegiatan gladi TKA gelombang pertama yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 5 Oktober hingga 8 Oktober 2026. Pelaksanaan gladi ini diikuti oleh sebanyak 385 murid fase F Lanjut yang tampak antusias serta fokus dalam mengikuti setiap tahapan pengujian. Langkah ini diambil pihak madrasah guna memastikan seluruh aspek, baik kesiapan mental para murid maupun stabilitas sarana pendukung, dapat berjalan secara optimal saat pelaksanaan asesmen utama mendatang.
Untuk mengakomodasi seluruh peserta dengan tetap menjaga kenyamanan dan ketertiban, pihak panitia madrasah membagi agenda gladi ke dalam 3 sesi setiap harinya. Selain pengaturan jadwal berbasis sesi, MAN 1 Sragen juga mengoptimalkan penggunaan 4 ruangan khusus yang telah disetting dan dikonfigurasi sedemikian rupa sesuai dengan standar operasional asesmen berbasis komputer. Pembagian ruangan serta alokasi waktu ini bertujuan agar proses pengerjaan soal berjalan efisien, tertib, serta terminimalisasi dari potensi kendala teknis jaringan maupun perangkat.
Materi pengujian dalam gladi TKA gelombang pertama ini disusun secara bertahap selama empat hari pelaksanaan guna menguji berbagai kompetensi mata pelajaran murid. Pada hari pertama, murid fokus mengerjakan materi mata pelajaran Bahasa Indonesia beserta survey karakter. Memasuki hari kedua, pengerjaan dilanjutkan dengan mata pelajaran Bahasa Inggris serta survey lingkungan belajar. Sementara itu, pada hari ketiga para murid diuji pada mata pelajaran Matematika, hingga akhirnya ditutup pada hari keempat yang menguji 2 mata pelajaran pilihan sesuai dengan minat dan fokus keahlian masing-masing murid fase F Lanjut.
Kepala MAN 1 Sragen, Windrati, menyampaikan apresiasi dan pesan pentingnya kepada seluruh panitia serta para murid yang terlibat dalam pelaksanaan gladi ini. “Kegiatan gladi bersih ini bukan sekadar simulasi teknis, melainkan sarana evaluasi menyeluruh untuk mengukur kesiapan sistem jaringan dan perangkat, hingga ketenangan mental para murid saat mengerjakan soal asesmen. Kami ingin memastikan bahwa saat TKA utama berlangsung nanti, seluruh sarana prasarana berada dalam kondisi prima tanpa kendala teknis yang mengganggu,” ungkap Windrati.
Pelaksanaan gladi TKA gelombang pertama ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kokoh dalam membangun kepercayaan diri para murid fase F Lanjut. Harapan besar ditumpukan agar melalui latihan simulasi ini, murid-murid tidak hanya terbiasa dengan antarmuka dan pola soal TKA, melainkan juga mampu mengelola waktu pengerjaan secara bijak. Selain itu, hasil evaluasi dari gladi ini diharapkan dapat membantu para guru dan tim teknis dalam mengidentifikasi serta membenahi kekurangan yang ada, sehingga MAN 1 Sragen siap mencetak prestasi maksimal pada ujian TKA yang sesungguhnya. (sr/sbs/enn)









