Sragen (Humas) – MAN 1 Sragen menggelar seleksi Kelas Khusus Olahraga (KKO), Kelas Riset, dan Kelas Tahfidz pada Selasa (7/7). Seleksi ini merupakan tahapan lanjutan bagi calon murid baru yang telah dinyatakan diterima melalui Penerimaan Murid Baru (PMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Sebelum mengikuti seleksi, seluruh peserta terlebih dahulu melakukan pendaftaran melalui Google Form sesuai kelas khusus yang diminati.
Pelaksanaan seleksi dimulai sejak pagi hari dengan menyesuaikan jadwal masing-masing program. Panitia telah menyiapkan ruang dan penguji sesuai bidangnya agar proses seleksi berlangsung tertib, objektif, dan profesional. Melalui seleksi ini, madrasah berupaya memetakan kemampuan serta potensi peserta sehingga mereka dapat berkembang secara optimal sesuai minat dan bakat yang dimiliki.
Pada seleksi Kelas Khusus Olahraga (KKO), peserta mengikuti uji fisik yang meliputi tes kebugaran, fleksibilitas, dan massa otot, dilanjutkan dengan uji wawancara. Seluruh rangkaian seleksi KKO dilaksanakan bekerja sama dengan tim penguji dari Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet) Sukoharjo. Keterlibatan tim profesional tersebut diharapkan mampu menghasilkan proses seleksi yang terukur sehingga peserta yang terpilih benar-benar memiliki potensi untuk dikembangkan dalam bidang olahraga.

Sementara itu, peserta seleksi Kelas Riset mengikuti tes akademik berbasis komputer di laboratorium komputer MAN 1 Sragen. Materi yang diujikan meliputi Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Mengingat jumlah peserta yang cukup banyak, yakni mencapai 85 murid, pelaksanaan tes dibagi menjadi dua sesi agar seluruh proses berjalan lancar serta memberikan kenyamanan bagi peserta dalam mengerjakan soal.
Adapun peserta yang memilih Kelas Tahfidz menjalani seleksi kemampuan menghafal Al-Qur’an yang mencakup hafalan, makharijul huruf, serta penguasaan ilmu tajwid. Melalui tahapan tersebut, tim penguji menilai kualitas bacaan sekaligus kemampuan hafalan peserta sebagai dasar penempatan pada program Tahfidz. Seleksi ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas program unggulan keagamaan yang telah menjadi ciri khas MAN 1 Sragen.
Kepala MAN 1 Sragen, Windrati, menyampaikan bahwa seleksi kelas khusus bertujuan menjaring peserta didik sesuai potensi terbaik yang dimiliki. “Setiap program memiliki karakteristik dan kompetensi yang berbeda, sehingga proses seleksi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelas khusus. Kami berharap peserta yang terpilih nantinya mampu mengembangkan prestasi akademik, olahraga, maupun keagamaan sehingga dapat mengharumkan nama MAN 1 Sragen di berbagai tingkat kompetisi,” ujarnya. (aw/sbs/enn)







