Sragen (Humas)– Kabar membanggakan datang dari keluarga besar MTsN 1 Sragen. Dua siswa terbaiknya berhasil menembus seleksi masuk Madrasah Aliyah unggulan nasional, yakni Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Pekalongan dan Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan (MAN PK) Surakarta, Jumat (6/3).
Keberhasilan ini menjadi bukti kualitas akademik yang unggul dan ketekunan siswa-siswi madrasah di MTsN 1 Sragen dalam bersaing di tingkat nasional.
Dua siswa yang berhasil lolos seleksi tersebut adalah Azzam Ainun Nabhan dari kelas IX A yang diterima di MAN Insan Cendekia Pekalongan, serta Hanin Fajrina Salsabila dari kelas IX D yang berhasil menembus seleksi MAN Program Keagamaan Surakarta. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah, mengingat kedua lembaga tersebut dikenal memiliki proses seleksi yang sangat ketat.
Proses seleksi berlangsung pada 14 Februari 2026 melalui jalur Tes Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB). Azzam Ainun Nabhan mengikuti ujian di titik lokasi MTsN 5 Sragen untuk memperebutkan kursi di MAN IC Pekalongan, salah satu madrasah dengan peringkat unggulan di tingkat nasional.
Sementara itu, Hanin Fajrina Salsabila mengikuti ujian langsung di MAN 1 Surakarta untuk program spesialisasi keagamaan (MAN PK) yang dikenal sangat kompetitif, terutama dalam penguasaan bahasa Arab dan kajian kitab kuning.
Kepala MTsN 1 Sragen, Umartono, menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih para siswanya.
“Alhamdulillah, setelah tahun lalu murid MTsN 1 Sragen tembus ke MAN IC Pekalongan, tahun ini kita kembali berhasil mendampingi dua murid MTsN 1 Sragen lolos ke MAN IC Pekalongan dan MAN PK Surakarta. Sungguh berkah yang luar biasa di bulan Ramadan ini. Semoga hal ini menjadi pemantik semangat dan motivasi bagi adik-adik kelas di MTsN 1 Sragen untuk terus berprestasi dan menjaga tradisi juara,” ujarnya.
Selamat kepada Azzam dan Hanin atas pencapaian luar biasa ini. Semoga sukses menempuh pendidikan di madrasah impian dan terus mengukir prestasi di masa mendatang. (dd/enn)








