Sragen (Humas) – MTsN 2 Sragen menerapkan program Liga Kelas Tergiat sebagai inovasi dalam pelaksanaan ekstrakurikuler Pramuka. Program ini bertujuan mendorong kedisiplinan serta meningkatkan partisipasi peserta didik dalam mengikuti kegiatan kepramukaan secara rutin.
Melalui program Liga Kelas Tergiat, setiap minggu ditetapkan kelas tergiat, yaitu kelas dengan jumlah kehadiran peserta didik terbanyak dalam kegiatan ekstrakurikuler Pramuka. Kelas yang terpilih sebagai kelas tergiat berhak memperoleh hadiah serta tiga poin yang dicatat dalam tabel klasemen Liga Kelas Tergiat.
Pembina ekstrakurikuler Pramuka MTsN 2 Sragen, Soliqul, menjelaskan bahwa sistem klasemen tersebut dirancang sebagai sarana motivasi bagi peserta didik.
“Dengan adanya Liga Kelas Tergiat, anak-anak menjadi lebih disiplin dan termotivasi untuk hadir secara konsisten. Kehadiran yang baik kami apresiasi agar mereka semakin semangat mengikuti Pramuka,” ujarnya.
Perolehan poin setiap kelas akan direkap hingga akhir tahun pelajaran. Kelas yang menduduki peringkat teratas klasemen akan dinobatkan sebagai Juara Liga Kelas Tergiat dan memperoleh piagam kelas serta hadiah yang akan diserahkan pada kegiatan Perkemahan Tes SKU.
Sementara itu, Plt. Kepala MTsN 2 Sragen, Umartono, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program tersebut.
“Program Liga Kelas Tergiat merupakan langkah strategis dalam pembinaan karakter siswa. Selain melatih kedisiplinan, program ini juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan kompetisi yang sehat di lingkungan madrasah,” tuturnya.
Pada pelaksanaan Liga Kelas Tergiat pekan ini, kelas VII I berhasil meraih predikat Kelas Tergiat. Hadiah mingguan diserahkan kepada pemenang dilaksanakan saat apel penutupan Pramuka pada Jumat (7/2) oleh pembina Pramuka.
Dengan diterapkannya program Liga Kelas Tergiat, MTsN 2 Sragen berharap kegiatan ekstrakurikuler Pramuka semakin diminati serta mampu membentuk peserta didik yang aktif, disiplin, dan berkarakter sesuai nilai-nilai kepramukaan dan madrasah. (zhr/enn)







