Sragen (Humas) – MTs Negeri 6 Sragen kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang tata kelola keuangan. Madrasah yang berlokasi di dusun Dempul ini berhasil memperoleh dua penghargaan sekaligus dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sragen sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan sepanjang tahun 2025.
Penghargaan pertama yang diraih adalah Peringkat 1 Implementasi Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Berdasarkan Transaksi melalui Aplikasi Digipay Satu Semester II Tahun 2025 Kategori Pagu Kecil. Capaian ini menunjukkan komitmen MTsN 6 Sragen dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital guna mendukung sistem keuangan yang efektif, efisien, dan minim risiko.
Selain itu, MTsN 6 Sragen juga memperoleh Peringkat 3 Pelaksanaan Rekonsiliasi UAKPA Satuan Kerja Mitra KPPN Sragen Tahun 2025. Penghargaan ini menjadi bukti keseriusan madrasah dalam menjaga ketepatan, kesesuaian, serta keakuratan data keuangan antara satuan kerja dengan sistem perbendaharaan negara.
Penghargaan tersebut diserahkan secara resmi di Kantor KPPN Sragen pada 29 Januari 2026. Kepala KPPN Sragen, Woro Triwaning Renggani, secara langsung menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala MTsN 6 Sragen, Fandholin, sebagai perwakilan satuan kerja penerima penghargaan.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik. Tata kelola keuangan yang baik tidak hanya berdampak pada tertib administrasi, tetapi juga menjadi salah satu modal strategis dalam mewujudkan Zona Integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani.
Kepala MTsN 6 Sragen, Fandholin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh tim pengelola keuangan madrasah atas kerja keras, kedisiplinan, dan konsistensi dalam menjalankan tugas sesuai regulasi. Menurutnya, capaian ini bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari kolaborasi dan komitmen bersama seluruh warga madrasah.
Lebih lanjut, Fandholin menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi pengingat sekaligus pemacu semangat untuk terus menjaga integritas dalam setiap proses pengelolaan anggaran. “Transparansi dan akuntabilitas bukan sekadar tuntutan administrasi, tetapi nilai yang harus hidup dalam budaya kerja madrasah. Inilah langkah nyata kami dalam mendukung pembangunan Zona Integritas,” ujarnya.
Ke depan, MTsN 6 Sragen berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Prestasi ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan sekaligus menjadi motivasi untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu dan berintegritas (tm/enn)







