Sragen (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen Ihsan Muhadi menjelaskan tujuan Kankemenag Sragen mengadakan penebaran benih ikan dan penanaman pohon di Waduk Ketro Tanon, Selasa (09/12) sebagai salah satu rangkaian kegiatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-80. Kegiatan diikuti oleh pejabat di lingkungan Kankemenag Sragen, Muspika Tanon, Perangkat Desa Ketro, Kepala Madrasah maupun Kepala KUA se Sragen yang berjumlah lebih dari 100 orang.
‘’Sebagaimana dalam MMT yang tertulis, pagi ini kita mengadakan program Ekoteologi penebaran benih ikan dan penanaman pohon. Ekoteologi Kementerian adalah salah satu program prioritas Kementerian Agama. Hal ini untuk mengintegrasikan nilai agama dengan kepedulian lingkungan, mendorong aksi nyata seperti penanaman pohon di madrasah, pesantren, KUA dan kantor Kemenag’’ kata Ihsan Muhadi.
Lebih lanjut Ihsan Muhadi mengatakan bahwa Kementerian Agama akan mewujudkan birokrasi yang menjaga alam semesta sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab iman. Tujuannya adalah membangun peradaban hijau berbasis iman dan menjadikan Indonesia lebih hijau dan lestari.


Tidak lupa Kakankemenag memberikan pesan kerukunan umat beragama. Kakankemenag berpesan ‘’Dalam kesempatan kegiatan ini, Ekoteologi juga menunjukkan pentingnya perhatian kita semua umat beragama agar menjaga kerukunan dan lingkungan. Kementerian Agama dengan penyuluh lintas agama sangat berperan menyampaikan pesan pesan kerukunan dan lingkungan melalui khotbah dan ceramah para penyuluh kepada umat. Lestarinya alam perlu persatuan dan dukungan dari semua umat beragama’’.
Sementara itu Camat Tanon Rynaldy Arief Wicaksono dalam sambutannya mengungkapkan terimakasih kepada Kankemenag Sragen yang kembali mengadakan kegiatan Hari Amal Bhakti di Tanon.
‘’Kami sampaikan terimakasih kepada Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen yang telah berkenan mengadakan kegiatan Hari Amal Bhakti di Kecamatan Tanon. Kegiatan tebar benih dan penanaman pohon ini tentu sangat bermanfaat bagi kami masyarakat Tanon dan kelestarian lingkungan’’ kata Camat Tanon.
‘’Saat ini saudara kita di Sumatera sedang tertimpa musibah bencana alam. Kami ingatkan jika kita tidak cinta kepada alam/lingkungan, alam bisa marah seperti di Sumatera. Semoga saja tidak terjadi di sini. Kementerian Agama telah memberikan contoh bagaimana mencintai alam seperti saat ini kita lakukan’’ tambahnya.
Usai seremonial acara, Kakankemenag Sragen, Muspika dan pejabat lain di tingkat kecamatan maupun desa melakukan tebar benih yang disaksikan tamu undangan. Selanjutnya juga dilakukan penanaman pohon dari berbagai jenis di lingkungan waduk oleh pejabat maupun tamu undangan yang hadir. (irw)









