Sragen (Humas) – Kegiatan edukatif kembali digelar di MAN 1 Sragen pada Selasa (19/11). Dewan Ambalan Pramuka MAN 1 Sragen menyelenggarakan pelatihan penanganan ular dan hewan berbisa lainnya di gedung Life Skill. Kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama dengan Sragen Snake Rescue (SSR) dan diikuti oleh anggota pramuka serta sejumlah siswa.
Acara dibuka secara resmi oleh Afifudin Nusri selaku pembina pramuka. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pengetahuan mitigasi bencana dan keselamatan lingkungan bagi para siswa. “Kami ingin para anggota pramuka memiliki keterampilan nyata, termasuk memahami cara menghadapi situasi darurat yang melibatkan hewan berbisa,” ujar Afifudin Nusri.
Setelah pembukaan, tim dari SSR menyampaikan materi dasar mengenai karakteristik ular dan hewan berbisa lainnya. Penjelasan diberikan secara interaktif dengan menyertakan sesi tanya jawab mengenai habitat, pola perilaku, dan langkah-langkah pencegahan di lingkungan sekitar.

Kegiatan berlanjut dengan pengenalan langsung berbagai jenis ular berbisa dan tidak berbisa. Instruktur dari SSR memperlihatkan beberapa spesies yang kerap dijumpai di wilayah Sragen, sekaligus memberikan demonstrasi cara menangani ular secara aman. Peserta mengikuti sesi ini dengan penuh antusias, terutama saat melihat perbedaan ciri fisik dan pola warna tiap spesies.
Sebagai penutup, kegiatan ini diakhiri dengan edukasi penanganan gigitan ular secara tepat dan prosedur pertolongan pertama yang harus dilakukan. Melalui pelatihan penanganan ular dan hewan berbisa ini, diharapkan seluruh peserta khususnya anggota Pramuka MAN 1 Sragen dapat meningkatkan pemahaman, kewaspadaan, serta keterampilan menghadapi situasi darurat yang melibatkan satwa liar.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap keselamatan diri dan lingkungan, sekaligus memperkuat karakter kepemimpinan, keberanian, dan kepedulian sosial. Selain itu, kerja sama dengan Sragen Snake Rescue diharapkan dapat terus berlanjut sebagai upaya memperkaya pengalaman belajar berbasis praktik di lapangan bagi para siswa. (aw/sbs/enn)








